Text
SKRIPSI TINJAUAN SOSIOLOGI PUISI-PUISI KARYA PIEK ARDIJANTO SOEPRIJADI DAN PENGAJARANNYA
Skripsi ini berjudul "Tinjauan Sosiologis Puisi-Puisi Karya Piek Ardijanto Soeprijadi dan Pengajarannya". Latar belakang penelitian karena peneliti ingia mengemukakan aspek-aspek sosiologis yang terdapat dalam puisi-puisi karya Piek Ardijanto Soeprijadi dan memperkenalkan pendekatan sosiologis dalam mengapresiasikan puisi.
Metode pengumpulan data dilakukan dengan teknik baca kepustakaan dan teknik pilih data. Dalam kumpulan puisi "Biarkan Angin Itu" memuat serafus puisi karya Piek Ardijanto. Dari jumlah tersebut terdapat dua puluh puisi yang memuat aspek-aspek sosiologis. Peneliti memilih tujuh puisi diantaranya, karena tujuh puisi tersebut telah cukup mewakili aspek-aspek sosiologis yang dimaksud. Ketujuh puisi itu adalah "Paman-Paman Tani Utun", "Saerah", "Di Dalam Rumah", "Percakapan Cucu Dengan Neneknya", "Sajak Putih", "Hiroshima", dan "Di Jalan Jenderal Sudirman Di Sebuah Loteng Tua Tiga Lelaki Menyanyikan Lagu Lapaloma".
Puisi-puisi karya Piek Ardijanto Soeprijadi disajikan dengan bahasa yang sederhana sehingga mudah dipahami oleh pembaca. Puisi-puisi tersebut mencerminkan tentang kehidupan masyarakat sehari-hari. Melalui puisi-puisinya, Pick Ardijanto menyampaikan nilai-nilai didik yang bermanfaat bagi siswa yakni nilai sosid, nilai moral dan nilai religi agama. Nilai-nilai tersebut akan dapat dijadikan teladan dalam kehidupan sehahri-hari.
Pengaparan puisi-puisi karya Pick Ardijanto dapat dilakukan dengan penyajian umum melalui tahap-tahap pelacakan pendahuluan yang dilakukan oleh guru, dilanjutkan dengan penentuan-penentuan sikap praktis. Dalam hal ini guru memiliki punsı yang mudah dipahami siswa, sesuai dengan tingkat kemampuan berpikir siswa l'ada tahap introduksi guru hendaknya dapat menciptakan suasana vang menyenangkan bagi siswa Tahap penyatan merupakan kegiatan pemahaman siswa terhadap puisi yang dibaca atau dipelajarı. Diskusi kelas dilaksanakan dipandu oleh pertanyaan pertanyaan guru Tahap terakhir proses belajar mengajar adalah tahap pengukuhan yang dilakukan secara vartatif bisa lisan atau tertulis sesuai dengan keadaan vang mendukung noteri tersebut.
Hasal penehtan ma diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai bahan pengajaraan sastra di SMU Pengajaran sastra ditekankan pada apresiasi, bukan teori saja. Dalam memberikan materi pelajaran hendaknya disesuaikan dengan taraf perkembangan siswa. Melalui apresiasi sastra dapat mengubah wawasan siswa tentang persoalan hidup dan perkembangan dunia sastra.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain