Text
SKRIPSI PERBANDINGAN PERAWATAN BETON MASSA DENGAN MENGGUNAKAN METODE SUHU LINGKUNGAN DAN COOLING PIPES (STUDI KASUS : PROYEK PEMBANGUNAN TOL SEMARANG – DEMAK PAKET 1A)
INTISARI
Dalam pemilihan metode perawatan beton pada proyek Pembangunan Jalan Tol Semarang-Demak Seksi 1 Paket 1A ada beberapa faktor yang perlu diperhatikan oleh kontraktor yaitu, waktu, suhu beton yang diperoleh, dan biaya yang dikeluarkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui waktu initial setting time beton, tingkat kestabilan suhu beton, dan biaya yang dikeluarkan dalam proses perawatan beton. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian perbandingan perawatan beton massa antara metode cooling pipes dan suhu lingkungan yaitu meliputi data suhu beton, data initial setting beton, data biaya yang diperoleh dari wawancara kemudian akan diolah menggunakan aplikasi expert choice dan metode skoring. Hasil analisis kuisioner menunjukkan bahwa faktor biaya (48,1%), diikuti waktu setting (28,1%) dan suhu beton (23,9%). Metode suhu lingkungan memperoleh skor lebih tinggi (3,284) dibandingkan cooling pipes (1,999), sehingga metode ini lebih efektif untuk pekerjaan pile cap dengan dimensi luas dan sistem pengecoran per-layer sehingga menghasilkan setting time lebih cepat dan biaya lebih rendah, meski suhu sedikit lebih tinggi. Sebaliknya, metode cooling pipes lebih efektif untuk pekerjaan kolom yang berdimensi kecil dengan bekisting baja, karena mampu menjaga kualitas dan suhu beton secara optimal.
Kata Kunci: Perbandingan, Perawatan, Beton Massa, Suhu Lingkungan, Cooling Pipes
123-UN57.U1-STS-XII-2024 | SIPIL SAN P 2024 | Ruang Skripsi (TEKNIK SIPIL) | Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan |
Tidak tersedia versi lain