Text
SKRIPSI HUBUNGAN PENGAWASAN,KEPEMIMPINAN DAN SPESIALISASI TERHADAP PERILAKU PEGAWAI DINAS KESEHATAN KOTA MAGELANG
Dalam organisasi, baik swasta maupun pemerintah, peranan perilaku pegawai yang baik sangat penting artinya untuk menunjang tercapainya tujuan organisasi tersebut. Tanpa adanya perilaku pegawai yang baik, maka tujuan organisasi menjadi sulit untuk dicapai.
Salah satu tujuan organisasi adalah mendapatkan atau memperoleh pegawai untuk bekerja dalam suatu organisasi, di mana memerlukan ketelitian dan kejelian khusus. Khusus dalam arti memilih pegawai harus didasarkan atas kemampuan dan keterampilan serta mampu untuk tetap setia terhadap ketentuan-ketentuan yang berlaku dalam suatu organisasi.
Dengan melakukan pemilihan pegawai yang lebih efektif, maka diharapkan akan diperoleh pegawai-pegawai yang memiliki perilaku yang baik serta loyal terhadap pimpinan.
Selain hal tersebut di atas, maka hubungan yang baik antara atasan dan bawahan haruslah selalu dijaga. Maka jelaslah bahwa dengan adanya pengawasan, kepemimpinan, dan spesialisasi akan membawa dampak yang positif terhadap usaha peningkatan perilaku pegawai.
Masalah penelitian ini adalah:
Apakah ada hubungan antara pengawasan, kepemimpinan, dan spesialisasi terhadap perilaku pegawai?
Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah:
1.Hipotesis Mayor:
Ada hubungan antara pengawasan, kepemimpinan, dan spesialisasi dengan perilaku pegawai.
2.Hipotesis Minor:
a. Ada pengaruh yang positif dan signifikan antara pengawasan dan perilaku pegawai.
b. Ada pengaruh yang positif dan signifikan antara kepemimpinan dan perilaku pegawai.
c. Ada pengaruh yang positif dan signifikan antara spesialisasi dan perilaku pegawai.
Adanya metode yang digunakan untuk mendapat data adalah metode observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Untuk keperluan penelitian ini, yang menjadi objek penelitian adalah Dinas Kesehatan Kota Magelang dengan jumlah sampel 40 responden.
Tipe penelitian adalah tipe penelitian penjelasan. Adapun sumber datanya adalah sumber data primer dan sumber data sekunder, sedangkan analisis datanya menggunakan analisis data kuantitatif dan analisis data kualitatif.
Untuk menguji hipotesis digunakan korelasi product moment, korelasi partial, korelasi majemuk, dan koefisien determinasi.
Dari pengujian hipotesis diperoleh hasil sebagai berikut:
1.Hubungan Pengawasan terhadap Perilaku Pegawai
Diuji dengan rumus korelasi product moment menunjukkan hasil 0,838 kemudian dikonsultasikan dengan r tabel untuk N=40, hasilnya 0,419. Hasil t tabel bila dibandingkan dengan r hitung lebih kecil (0,838 > 0,419). Karena r hitung lebih besar dari r tabel maka berarti ada pengaruh yang signifikan antara kedua variabel yang diuji.
2.Hubungan Kepemimpinan dengan Perilaku Pegawai
Diuji dengan rumus korelasi product moment menunjukkan hasil 0,786. Setelah dibandingkan dengan tabel ternyata (0,786 > 0,419). Maka terdapat korelasi yang signifikan antara kedua variabel yang diuji.
3.Hubungan Spesialisasi dengan Perilaku Pegawai
Diuji dengan rumus korelasi product moment menunjukkan hasil 0,721. Setelah dibandingkan dengan tabel ternyata (0,721 > 0,419). Maka terdapat korelasi yang signifikan antara variabel yang diuji.
4.Hubungan Pengawasan, Kepemimpinan, dan Spesialisasi dengan Perilaku Pegawai
a. Mencari hubungan variabel pengawasan, kepemimpinan, dan spesialisasi secara bersama-sama terhadap variabel perilaku pegawai diuji dengan rumus korelasi majemuk hasilnya 0,582. Diuji dengan rumus F test hasilnya 6,126. Dikonsultasikan dengan F tabel (6,126 > 2,61). Ini berarti signifikan antara variabel bebas (pengawasan, kepemimpinan, dan spesialisasi) terhadap variabel tergantung (perilaku pegawai).
b. Mencari persentase variabel pengawasan, kepemimpinan, dan spesialisasi terhadap variabel perilaku pegawai diuji dengan rumus koefisien determinasi, hasilnya 33,8%. Hal ini berarti bahwa perilaku pegawai dipengaruhi oleh pengawasan, kepemimpinan, dan spesialisasi. Selebihnya, 66,2% dipengaruhi oleh faktor lain yang juga mempunyai pengaruh.
Dari hasil pengujian hipotesis di atas, dapat diambil kesimpulan bahwa hubungan antara pengawasan, kepemimpinan, dan spesialisasi terhadap perilaku pegawai adalah positif dan signifikan.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain