Text
SKRIPSI HUBUNGAN ANTARA KOORDINASI DAN MOTIVASI TERHADAP EFEKTIVITAS PELAKSANAAN PENDIDIKAN DAN LATIHAN DI BALAI PELATIHAN KESEHATAN SALAMAN
Balai Pelatihan Kesehatan adalah lembaga yang bergerak di bidang pendidikan dan pelatihan (Diklat) kesehatan bagi tenaga kesehatan yang sudah atau akan bekerja, serta siswa-siswi dari lembaga pendidikan kesehatan. Efektivitas pelaksanaan Diklat menjadi penting karena berkaitan langsung dengan pelayanan dan kepuasan peserta. Faktor koordinasi dan motivasi pengajar memainkan peran penting dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan Diklat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh koordinasi dan motivasi terhadap efektivitas pelaksanaan Diklat.
Penelitian ini menggunakan tipe penelitian deskriptif dan penjelasan. Data yang digunakan meliputi sumber data primer dan sekunder, dengan teknik analisis statistik berupa korelasi product moment, korelasi parsial, koefisien korelasi majemuk, dan koefisien determinasi. Hipotesis yang diuji meliputi:
Hipotesis mayor: Ada pengaruh koordinasi dan motivasi terhadap efektivitas.
Hipotesis minor: (a) Ada pengaruh koordinasi terhadap efektivitas; (b) Ada pengaruh motivasi terhadap efektivitas.
Hasil penelitian menunjukkan:
Koordinasi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap efektivitas pelaksanaan Diklat pada taraf uji 95% (F₀ > R tabel: 0,4198 > 0,430).
Motivasi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap efektivitas pelaksanaan Diklat pada taraf uji 99% (F₀ > R tabel: 0,5850 > 0,430).
Koordinasi dan motivasi secara bersama-sama memiliki pengaruh signifikan terhadap efektivitas pelaksanaan Diklat pada taraf uji 99% (F₀ > R tabel: 0,6196 > 0,430).
Analisis parsial menunjukkan:
Hubungan antara koordinasi dan efektivitas dengan kontrol motivasi signifikan pada taraf uji 99% (F₀ > F tabel: 15,80 > 0,430).
Hubungan antara motivasi dan efektivitas dengan kontrol koordinasi signifikan pada taraf uji 99% (F₀ > F tabel: 18,47 > 0,430).
Analisis determinasi menunjukkan bahwa 69% perubahan efektivitas disebabkan oleh koordinasi dan motivasi, sementara 31% disebabkan oleh faktor lain. Penelitian ini menyarankan kajian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang memengaruhi efektivitas pelaksanaan Diklat.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain