Text
SKRIPSI KAJIAN KEBUTUHAN, KUALITAS, DAN KUANTITAS MATA AIR KALIKUTO SEBAGAI SUMBER AIR BERSIH
INTISARI
Kelangkaan air bersih di wilayah pedesaan semakin kritis seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk dan aksesibilitas air bersih yang terbatas. Penggunaan mata air menjadi salah satu sumber air bersih yang bisa digunakan. Namun, parameter kualitas dan kuantitasnya masih belum bisa dipastikan.Penelitian ini menganalisis kualitas dan kuantitas mata air Kalikuto dengan metode penelitian pengukuran lapangan. Analisis data kualitas dengan melakukan penilaian indeks CCME-WQI terhadap parameter mikrobiologi, fisika, dan kimia. Selain itu, pengukuran debit dilakukan dengan metode thompson dan melakukan pendekatan geofisika untuk pengukuran salinitas air tanah.Hasil dari penelitian ini, mata air Kalikuto menunjukkan dari ketiga parameter tersebut masih belum layak untuk air bersih. Kualitas air dikategorikan "poor" berdasarkan CCME-WQI, karena tingkat coliform dan E. coli yang melebihi batas baku mutu. Hasil pengukuran debit mata air Kalikuto sebesar 0,6318 liter/detik. Salinitas air tanah mencapai 6.100,71 PPM (air dengan salinitas tinggi), sedangkan salinitas air permukaan adalah 0,006 PSU (air tawar). Metode penelitian tersebut, relatif mudah dilakukan dan dapat memberikan gambaran hasil yang komprehensif. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam pengelolaan dan konservasi sumber daya air.
Kata kunci : Kelangkaan Air Bersih, Mata Air, Metode Thompson, CCME-WQI
126-UN57.U1-STS-XII-2024 | SIPIL SUS K 2024 | Ruang Skripsi (TEKNIK SIPIL) | Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan |
Tidak tersedia versi lain