Text
SKRIPSI HUBUNGAN KOORDINASI DAN PENGAWASAN TERHADAP EFEKTIVITAS KERJA PEGAWAI KANTOR PELAYANAN TERPADU KABUPATEN MAGELANG
Suatu kenyataan bahwa untuk mewujudkan tujuan organisasi, sangat
diperlukan adanya tingkat efektivitas kerja pcgawai yang tinggi. Akan tetapi
sebaliknya dengan pegawai yang memiliki tingkat efcktivitas kerja yang rendah akan
sukar untuk mencapai hasil-hasil yang baik.
secara
Masalah efektivitas kerja pcgawai bukanlah timbul begitu saja atau timbul
sembarangan. Efektivitas kerja pegawai itu timbul diantaranya dengan adanya
koordinasi. Yang sebagainya telah kita ketahui bahwa koordinasi adalah pengaturan
tindakan yang dilaksanakan pegawai agar tidak terjadi pertentangan dan tumpang
tindih kegiatan, selain itu kerja pegawai juga harus selalu diamati, diawasi dan
diarahkan dalam kerangka pelaksanaan tugas dalam mencapai tujuan organisasi yang
telah ditetapkan. Sehingga perilaku para bawahan dalam kehidupan organisasi tidak
boleh bertentangan dengan norma atau sistem nilai dan segala ketentuan yang ada
dalam kehidupan organisasi.
Dalam kaitan inilah skripsi ini mencoba mengungkapkan permasalahan yang
dikemukakan yaitu apakah ada hubungan antara variabel koordinasi dan pengawasan
dengan efektivitas kerja pegawai Kantor Pelayanan Terpadu Kabupaten Magelang
dengan pengajuan hipotesa sebagai berikut :
- Ada hubungan antara koordinasi dengan variabel efektifitas kerja pegawai
- Ada hubungan antara variabel pengawasan dengan variabel efektivitas
kerja pegawai.
Mengenai objek penelitiannya penulis tentukan yaitu Kantor Pelayanan
Terpadu Kabupaten Magelang. Sebagai sampelnya diambil sebanyak 30 responden,
pengumpulan datanya diperoleh dengan menggunakan teknik observasi, wawancara,
kuesioner dan dokumentasi. Sumber datanya berasal dari sumber data primer dan
didulrung sumber data kuantitatif dan analisa data kualitatif. Adapun untuk menguji
hipotesa digunakan teknik korelasi statistic tata jenjang (korelasi spearman Rho),
basil analisanya adalah :
1. Hipotesa yang menyatakan ada hubungan antara variabel kooordinasi
dengan variabel efektivitas kerja pegawai (Y) diterima. Hal ini dibuktikan
dengan adanya perbandingan antara rho XY lebih besar daripada rho
label (0,56 > 0,364). Dengan demikian pada taraf kepercayaan 95% antara
koordinasi (X) dengan efektivitas kerja pegawai (Y) terdapat hubungan
yang signifikan.
2. Hipotesa yang menyatakan ada hubungan antara variabel pengawasan
dengan variabel efoktivitas kerja pegawai dapat diterima. Hal ini
dibuktikan dengan adanya perbandingan antara rho XY lebih besar
daripada rho tabel (0,75 0,364). Dengan demikian pada taraf
kepercayaan 95% antara pengawasan (X) dengan efektivitas kerja
pegawai (Y) terdapat hubungan yang signifikan.
Atau dengan kata lain dapat dikatakan bahwa pengajuan hipotesa yang
berbunyi:
- Ada hubungan antara variabel koordinasi dengan efektivitas kerja
pegawai.
- Ada hubungan antara variabel pengawasan dengan efektivitas kerja
pegawai dapat diterima kebenarannya.
Dari hasil pengujian hipotesa di alas dapat disimpulkan bahwa hubungan
antara koordinasi dan pengawasan dengan efektivitas kerja pegawai dapat diterima.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain