Text
SKRIPSI PENGARUH KOMUNIKASI DAN MOTIVASI TERHADAP SEMANGAT KERJA PEGAWAI BALAI PENELITIAN VEKTOR DAN RESEPVOIR PENYAKIT DI SALATIGA JAWA TENGAH
Telah dikemukakan bahwa dalam upaya penanggulangan penyakit yang ditularkan melalui vektor beserta reservoir penyakit, pemerintah perlu membentuk organisasi dan tata- kerja Balai Penelitian Vektor dan Reservoir Penyakit (BPVRP). Oleh karena pentingnya peranan dan fungsi BPVRP ini makÄ… diharapakan BPVRP dapat melaksanakan tugas dan fungsinya dengan baik.
Kenyataannya memang demikian, tugas dan fungsi BPVRF banyak yang sudah dilaksanakan. Keberhasilan ini sebenarnya tidak begitu saja dapat terwujud, akan tetapi karena peran serta pegawai BPVRP secara aktif. Aktifnya pegawai BPVRP ini dapat dilihat dari tingginya semangat kerja.
Sedang semangat kerja pegawai itu timbul diantaranya dengan memberikan motivasi, yang merupakan. kegiatan pimpinan. Dengan demikian untuk mendapatkan semangat kerja pegawai yang tinggi diperlukan adanya 'motivasi dari pimpinan. Adapun media yang digunakan untuk berhubungan antara para pekerja atau pegawai dengan pimpinannya termasuk kegiatan memberikan motivasi oleh pimpinan itu adalah komunikasi. Oleh sebab itu komunikasi merupakan hal yang penting dalam menumbuhkan motivasi yang mengarah pada terciptanya semangat kerja pegawai yang tinggi. Dalam kaitan inilah skripsi ini mencoba mengungkapkan permasalahan yang dikemukakan yaitu apakah ada pengaruh antara variabel komunikasi dan motivasi terhadap semangat kerja pegawai, dengan pengajuan hipotesa sebagai berikut:
1. Hipotesa Mayor.
Ada pengaruh yang signifikan antara komunikasi dan motivasi terhadap semangat kerja pegawai.
2. Hipotesa Minor.
- Komunikasi mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap semangat kerja pegawai.
- Motivasi mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap semangat kerja pegawai.
Dalam penelitian ini sebagai obyek penelitiannya adalah Balai Penelitian Vektor dan Reservoir Penyakit (BPVRP) di Salatiga Jawa Tengah. Sebagai sampelnya diambil sebanyak 30 responden, pengumpulan datanya diperoleh dengan menggunakan teknik observasi, wawancara, kuesioner dan dokumentasi. Sumber datanya berasal dari sumber data primer dan didukung sumber data sekunder. Sedang analisa datanya digunakan analisa data kuantitatif dan analisa data kualitatif. Adapun untuk menguji hipotesa digunakan teknik korelasi product moment, korelasi partial, korelasi ganda/majemuk dan koefisien determinasi, hasil analisanya adalah:
1. Terdapat korelasi yang sangat signifikan antara x1 (komunikasi) dengan Y (semangat kerja pegawai), hal ini terbukti dengan perbandingan antara rx1y yang lebih besar daripada r-tabel 1% atau > (0,449) > (0,703)
2. Terdapat korelasi yang sangat signifikan X2y antara (motivasi) dengan Y (semangat kerja pegawai. hal ini terbukti dengan perbandingan antara rx2y yang lebih besar daripada r-tabel 1% atau (0,449) > (0,606)
3. Terdapat hubungan yang signifikan antara x1 (komunikasi) dengan x2 (motivasi), hal ini terbukti dengan perbandingan antara rx2x1 yang lebih besar daripada r-tabel 1% atau (0,715) > (0,449).
4. Hubungan antara x1 (komunikasi) dengan Y (semangat kerja pegawai) dikontrol variabel x (motivasi) adalah murni. Hal ini dibuktikan dengan perbandingan antara F-test yang lebih besar daripada F-tabel 1% atau (8,340) > (7,56).
5. Hubungan antara x2 (motivasi) dengan Y (semangat kerja pegawai) dikontrol variabel x1 (komunikasi) adalah tidak murni/palsu. Hal ini dibuktikan dengan perbandingan antara F-test yang lebih kecil daripada F-tabel 5% atau (1,21) < (4,17).
6. Hubungan antara x1 (komunikasi) dan 2 (motivasi) dengan Y (semangat kerja pegawai) adalah sangat signifikan. Hal ini dibuktikan dengan perbandingan antara F-test yang lebih besar daripada F-tabel 1% (80.14)> (5.12).
7. Prosentase pengaruh x1 (komunikasi) dan x2 (motivasi.) terhadap Y (semangat kerja pegawai) adalah 75%. Hal ini berarti bahwa 25% lainnya adalah merupakan faktor pengaruh semangat kerja. pegawai di luar penelitian ini.
Dari hasil pengujian hipotesa di atas dapat disimpulkan bahwa hubungan antara komunikasi dan motivasi dengan semangat kerja pegawai di Kantor Balai Penelitian Vektor dan Reservoir Penyakit (BPVRP) di Salatiga Jawa Tengah mempunyai arah yang positif.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain