Text
SKRIPSI PENGARUH MOTIVASI DAN KEPEMIMPINAN TERHADAP DISIPLIN KERJA PEGAWAI DI KECAMATAN ALIAN KABUPATEN KEBUMEN
Pembangunan pada hakekatnya adalah sebuah proses perubahan yang direncanakan menuju keadaan yang optimal seperti dicita-citakan masyarakat. Untuk mewujudkan cita- cita masyarakat tersebut, yaitu masyarakat adil dan makmur, upaya pemerintah adalah melaksanakan pembangunan di segala bidang. Sehubungan dengan hal tersebut maka saat ini pemerintah sedang mengadakan perubahan demi kesejahteraan rakyat yang meliputi berbagai bidang termasuk di bidang organisasi pemerintah dan salah satu hal yang menunjang perubahan tersebut adalah memaiui tinkat disiplin kerja dari para pegawainya.
Permasalahan pokok dalam skripsi ini adalah apakan ada pengaruh antara motivasi dan kepemimpinan terhadap disiplin kerja pegawai ?.
Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mnengetahui seberapa jauh pengaruh motivasi dan kepemimpinan terhadap disiplin kerja pegawai.
Hipotesa yang diajukan adalah:
Hipotesa mayor:
Ada pengaruh antara motivasi terhadap disiplin kerja pegawai. dan kepemimpinan
Hipotesa minor:
1. Ada pengaruh antara motivasi terhadap disiplin kerja pegawai.
2. Ada pengaruh antara kepemimpinan terhadap disiplin kerja pegawai.
Type penelitian yang digunakan adalah penelitian eksploratory, sedangkan alat pengambil data ialah observasi dan kuesoner. Populasi sampling meliputi semua pegawai kantor Kecamatan Alian Kabupaten Kebumen.
Sumber datanya adalah sumber data primer dan sekunder, untuk menganalisa data dan menguji hipotesa digunakan rumus statistik product moment, korelasi partial, korelasi majemuk, korelasi diterminasi dan F- test.
Adapun hasil analisa statistiknya adalah:
1. Dari perhitungan korelasi product moment dapat dibuktikan bahwa motivasi kerja mempunyai pengaruh terhadap disiplin kerja pegawai. Hal ini terbukti setelah hasil rx1y dikonsultasikan dengan r tabel pada taraf signifikan 1% yang hasilnya menunjukkan 0,661 > 0,284.
2. Dan perhitungan korelasi product moment dapat dibuktikan bahwa ada pengaruh antara kepemimpinan terhadap disiplin kerja pegawai. Hal ini terbukti setelah hasil rxzy dikonsultasikan dengan r tabel pada taraf signifikan 1% yang hasilnya menunjukkan 0,618 > 0,284.
3. Dan perhitungan korelasi product moment dapat dibuktikan bahwa motivasi kerja (X1) mempunyai hubungan dengan kepemimpinan (X2). Hal ini terbukti dari perhitungan setelah dikonsultasikan dengan r tabel lebih besar yaitu r hasil r hasil (0,748 > 0,284 pada taraf signifikan 1%.
4. Dari perhitungan korelasi majemuk dapat dibuktikan bahwa motivasi dan kepemimpinan mempengaruhi disiplin kerja pegawai secara bersama-sama. Hal ini terbukti setelah hasil Ry.X1.X2 dikonsultasi- kan dengan F test pada taraf signifikan 1% yang hasilnya menunjukkan 38,49 > 4,22 atau F hitung > F tabel.
5. Dari perhitungan koefisien diterminasi yaitu mencari prosentase (%) motivasi dan kepemimpinan secara bersama-sama mempengaruhi disiplin kerja pegawai. Adapun besarnya pengaruh motivasi kerja terhadap disiplin kerja pegawai adalah 90%. Dengan demikian masih ada faktor lain yang mempengaruhi disiplin kerja pegawai di luar penelitian ini yaitu sebesar 10%.
Dari pengujian hipotesa di atas dapat disimpulkan bahwa motivasi dan kepemimpinan mempunyai pengaruhi yang signifikan terhadap disiplin kerja pegawai. Dengan demikian hipotesa mayor dari skripsi ini dapat diterima.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain