Text
SKRIPSI PENANDA HUBUNGAN ANTARKALIMAT BAHASA INDONESIA PADA WACANA TAJUK RENCANA SURAT KABAR DAN PENGAJARANNYA DI SMP
Berbahasa secara teratur dan rapi pikiran yang tinggi. Berbahasa yang teratur membutuhkan adalah me- ngungkapkan pikiran atau rincian gagasan yang tertata secara urut sesuai dengan kaidah umum Bahasa Indonesia. Berbahasa secara rapi adalah mengungkapkan pikiran atau rincian yang baik sesuai dengan konteks atau situasi berbahasa. Keduanya memerlukan keterkaitan bentuk dan kesatupaduan makna. Kesatupaduan makna dan isi serta keterkaitan penanda hubungan antarkalimat dalam Bahasa Indonesia perlu diajarkan kepada siswa SMP.
Dengan penelitian itu diharapkan dapat diperoleh bahan sebagai bahan materi pengajaran yang berwujud penanda hubungan antarkalimat. Apakah tajuk rencana surat kabar berbahasa Indonesia yang mengandung penanda hubun- gan antarkalimat tersebut memenuhi syarat sebagai bahan pengajaran di SMP. Untuk mencapai tujuan dan memecahkan masalah tersebut digunakan teori penanda hubungan an- tarkalimat yang dikemukakan oleh Tim Penyusun Tata Bahasa Baku bahasa Indonesia.
Data yang diperlukan berwujud tajuk rencana surat kabar harian Suara Merdeka 6, 22, 23, 29 Mei 1996, dan 6 Juni 1996, dan Suara Karya 1, 3, 6, Februari 1996, 10 April 1996, dan 17, 24, 31 Mei 1996. Teknik analisanya
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain