Text
SKRIPSI PENGARUH KEPEMIMPINAN DAN PENGAWASAN TERHADAP SEMANGAT KERJA PEGAWAI (STUDI PENELITIAN PADA KANTOR SETDA KABUPATEN BANJARNEGARA)
Seperti telah dikemukakan dalam latar belakang masalah, bahwa kehidupan organisasional menuntut perilaku yang tepat dari para anggotanya dalam arti kemauan untuk membawahkan kepentingan pribadi kepada kepentingan yang lebih luas, yaitu kepentingan seluruh anggota organisas: di bawah keseluruhan. mendalam modern naungan Berarti kepentingan organisasi sebagai diperlukan penghayatan yang lebih tentang hal ikhwal organisasi sebagai untuk incividual. wanang memenuhi berbagai kebutuhan yang sifatnya
Kenyataannya memang demikian bahwa untuk mewujudan tujuan organisasi, sangat diperlukan adanya semangat kerge pegawai yang tinggi. Akan tetapi sebaliknya dengan pegawai yang memiliki semangat kerja yang rendah akan sukar untu mencapai rendah hasail-hasil yang baik. Semangat kerja yang dimiliki oleh para pegawai lebir yang tidal menguntungkan pada saat-saat terjadinya kesukaran pegawai, dimana Keadaan pegawai itu akan lebih mudah menyerah kepada daripada berusaha untuk mengatas kesukaran tersebut. Semangat kerja yang rendah yang dimiliki oleh para pegawai lebih tidak menguntungkan pada saat saat terjadinya kesukaran pegawai, dimana pegawai itu akan lebih mudah menyerah kepada keadaan daripada berusaha untuk mengatasi kesukaran tersebut.
Masalah semangat kerja bukanlah timbul begitu saja stau timbul secara sembarangan. Untuk mendapatkan semangat kerja pegawai yang tinggi ini, adalah merupakan suatu keahlian dari pimpinan, yaitu bagaimana cara menumbuhkan semangat tersebut dengan menggunakan seni kepemimpinannya saupun pelakasanaan azas koordinasi yang baik.
Dalam kaitan inilah skripsi ini mencoba mengungkapkan permasalahan yang dikemukakan yaitu apakah ada kepemimpinan dan koordinasi terhadap semangat pegawai, dengan pengajuan hipotesa: pengarun kerja
1. Hipotesa Mayor.
Kepemimpinan dan koordinasi mempunyai pengaruh yang positif terhadap semangat kerja pegawai.
2. Hipotesa Minor.
Kepemimpinan mempunyai pengaruh positif terhadap semangat kerja pegawai.
Koordinasi mempunyai pengaruh positif terhadap semangat kerja pegawai.
Dalam penelitian ini sebagai obyek penelitiannya adalah para pegawai Sekretariat Daerah Banjarnegara. Sebagai sampelnya diambil sebanyak 30 responden, pengumpulan datanya diperoleh 30 dengan ggunakan teknik observasi, wawancara, kuesioner dan dokumentasi. Sumber datanya berasal prieer dan dari sumber data primer didukung sumber data sekunder. Sedang analisa datanya digunakan analisa data kuantitatif analisa data digunakan dan kualitatif. Adapun untuk menguji hipotese teknik korelasi statistik tata (korelasi Spearman Rho), hasil analisanya adalah: jenjang
1. Hipotesa yang menyatakan variabel kepemimpinan hubungan ada dengan antara variabel semangat kerja pegawai dapat diterima. Hal ini dibuktikan dengan adanya perbandingan antara rho x1y lebih besar daripada rho tabel (0.541 > 0.364). Dengan demikian pada taraf kepercayaan 95% antara kepemimpinan (x1) dengan semangat kerje (y) terdapat hubungan yang signifikan.
2. Hipotesa yang menyatakan ada hubungan antara variabel koordinasi dengan variabel semangat kerja pegawai dapat diterima. Hal ini dibuktikan dengan adanya perbandingan antara rho x2y lebih besar daripada rho tabel pada taraf (0.517 > 0.364). Dengan demikian kepercayaan 95% antara koordinasi (x2) dengan semangat kerja pegawai negeri (y) terdapat hubungan yang signifikan.
Atau dengan kata lain dapat dikatakan bahwa pongajuan hipotesa yang berbunyi:
- Ada pengaruh yang signifikan darı variabe Kepemimpinan terhadap semangat kerja pegawa
- Ada pengaruh yang signifikan dari koordinasi terhadap semangat kerја реgawai
Dapat diterima kebenarannya.
Dari disimpulkan hasil pengujian hipotesa bahwa hubungan an antara TP atas kepemimpinan dapat dan koordinasi kerja dengan semangat kerja pegawai Sekretariat Daerah Kabupaten Banjarnegara mempunyai arah yang positif.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain