Text
SKRIPSI PENGARUH KERJA DAN MOTIVASI TERHADAP PRESTASI PEGAWAI DI BADAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA KABUPATEN TEMANGGUUNG
Seperti diketahui bahwa para pegawai diharapkan mampu mencapai prestasi kerja yang baik, yaitu mampu meningkatkan hasil rata-rata yang dapat dicapai oleh pegawai dalam melaksanakan pekerjaannya selama satu giliran atau selama sehari kerja. Dalam kenyataannya pada kantor-kantor pemerintah sering kita jumpai rendahnya prestasi kerja dari para pegawai yang ada. Hal ini disebabkan kurangnya motivasi kerja untuk mencapai tujuan organisasi, sehingga mereka hanya bekerja untuk menghabiskan waktu tanpa adanya ambisi untuk berprestasi. Hal ini menunjukkan bahwa pelaksanaan tugas yang diembankan kepada mereka kurang berhasil guna. Selain itu bahwa rendahnya prestasi kerja juga disebabkan kurangnya kemampuan kerja pegawai, dalam arti bahwa pegawai tersebut dalam menghadapi kurang siap dan kurang mampu.
Dalam kaitan inilah skripsi ini berusaha mengungkap permasalahan yang ada, yaitu apakah ada pengaruh antara variabel kemampuan kerja dan motivasi terhadap prestasi kerja pegawai, dengan pengajuan hipotesa sebagai berikut:
1. Hipotesa Mayor.
Ada pengaruh positif dari variabel kemampuan kerja dan motivasi terhadap prestasi kerja pegawai
2. Hipotesa Minor.
- Ada pengarah positif dari kemampuan kerja terhadap perstasi kerja pegawai
- Ada pengaruh positif dari motivasi terhadap prestasi kerja pegawai.
Mengenai lokasi penelitian, disini penulis lakukan di Kabupaten Temangping sedang obyek penelitiannya adalah Badan Pemberdayaan Masayarakat Desa Kabupaten Tenangong
Dalam penelitian ini diambil sarapel sebanyak 40 responden, pengumpulan datanya diperoleh dengan menggamakan teknik observasi, wawancara, kuesioner dan dokumentasi. Sumber datanya berasal dari sumber data primer dan didukung sumber data sekunder. Sedang analisa datanya digunakan analisa data kuantitatif dan analisa data kualitatif. Adapun untuk menguji hipotesa digunakan teknik korelasi product moment, korelasi partial, korelasi ganda/majemuk dan koefisien determinasi, hasil analisanya adalah:
1. Terdapat korelasi yang sangat signifikan antara x1 (kemampuan kerja) dengan Y (prestasi kerja pegawai), hal ini terbukti dengan perbandingan antara rxly yang lebih besar daripada r-tabel 1% atau (0,516) > (0,454).
2. Terdapat korelasi yang sangat signifikan antara x2y (motivasi) dengan Y (prestasi kerja pegawai), hal ini terbukti dengan perbandingan antara ny yang lebih besar daripada r-tabel 1% atau (0,646) > (0,454).
3. Terdapat hubungan yang sangat signifikan antara x1 (kemampuan kerja) dengan x2 (motivasi), hal ini terbukti dengan perbandingan antara rx2x1 yang lebih besar daripada r-tabel 1% atau (0,495)> (0,454).
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain