Text
SKRIPSI PENGARUH ΚΕΡΕΜΙΜΡΙNAN DAN KOMUNIKASI TERHADAP SEMANGAT KERJA PEGAWAI SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN TEMANGGUNG
Seperti diketahui, masalah semangat kerja adalah penting sekali bagi keberlangsungan sebuah organisasi yang memiliki banyak pegawai dengan tugas pokok dan fungsinya yang sangat dibutuhkan oleh bukan saja para pegawainya, akan tetapi oleh warga masyarakat. Oleh karena itu untuk lebih meningkatkan pencapaian tujuan yang tercakup dalam tugas dan fungsi organisasi, maka tidak berlebihan jika sebuah organisasi itu selalu berusaha meningkatkan produktivitasnya.
Sedang adanya peningkatan produktivitas ini dapat dilihat dari adanya kinerja dan semangat kerja pegawai yang baik. Semangat kerja yang tinggi sebenarnya dapat ditumbuhkan oleh orang lain dalam hal ini adalah pimpinan. Yaitu bagaimana pimpinan tersebut dapat memotivasi pegawai sehingga dapat bekerja dengan lebih baik dan menjalin hubungan atau aktivitas berkomunikasi dengan bawahannya.
Dalam kaitan inilah skripsi ini berusaha mengungkap permasalahan yang ada, yaitu apakah ada pengaruh antara variabel kepemimpinan dan komunikasi terhadap semangat kerja pegawai, dengan pengajuan hipotesa sebagai berikut:
1. Hipotesa Mayor.
Ada pengaruh positif dari variabel kepemimpinan kerja dan komunikasi terhadap semangat kerja pegawai
2. Hipotesa Minor.
Ada pengaruh positif dari kepemimpinan terhadap semangat kerja pegawai.
Ada pengaruh positif dari komunikasi terhadap semangat kerja pegawai.
Mengenai lokasi penelitian, disini penulis lakukan di Kabupaten Temanggung sedang obyek penelitiannya adalah Sekretariat Daerah Kabupaten Temanggung.
Dalam penelitian ini diambil sampel sebanyak 50 responden, pengumpulan datanya diperoleh dengan menggunakan teknik observasi, wawancara, kuesioner dan dokumentasi. Sumber datanya berasal dari sumber data primer dan didukung sumber data sekunder. Sedang analisa datanya digunakan analisa data kuantitatif dan analisa data kualitatif. Adapun untuk menguji hipotesa digunakan teknik korelasi product moment, korelasi partial, korelasi ganda/majemuk dan koefisien determinasi, hasil analisanya adalah:
1. Terdapat korelasi yang sangat signifikan antara x1 (kepemimpinan) dengan Y (semangat kerja pegawai), hal ini terbukti dengan perbandingan antara rxly yang lebih besar daripada r-tabel 1% atau (0,586)> (0,410).
2. Terdapat korelasi yang sangat signifikan antara x2y (komunikasi) dengan Y (semangat kerja pegawai), hal ini terbukti dengan perbandingan antara rx2y yang lebih besar daripada r-tabel 1% atau (0, 698) > (0, 410)
3. Terdapat hubungan yang sangat signifikan antara x1 (kepemimpinan) dengan x2 (komunikasi), hal ini terbukti dengan perbandingan antara rx2x1 yang lebih besar daripada r-tabel 1% atau (0,542) > (0,410).
4. Hubungan antara x1 (kepemimpinan) dengan Y (semangat kerja pegawai) dikontrol variabel x2 (komunikasi) adalah murni. Hal ini dibuktikan dengan perbandingan antara F-test yang lebih besar daripada F-tabel 5% atau (6, 35) > (5, 6)
5. Hubungan antara x2 (komunikasi) dengan Y (semangat kerja pegawai) dikontrol variabel x1 (kepemimpinan) adalah murni. Hal ini dibuktikan dengan perbandingan antara F-test lebih besar daripada F-tabel pada taraf signifikasi 1% (21, 21 > 5, 6)
6. Hubungan antara x1 (kepemimpinan) dan x2 (komunikasi) dengan Y (semangat kerja pegawai) adalah sangat signifikan. Hal ini dibuktikan dengan perbandingan antara F-test yang lebih besar daripada F-tabel 1% (54, 51) > (5, 6)
7. Prosentase pengaruh x1 (kepemimpinan) dan x2 (komunikasi) terhadap Y (semangat kerja pegawai) adalah 54%. Hal ini berarti bahwa 46% lainnya adalah merupakan faktor pengaruh semangat kerja pegawai di luar penelitian ini.
Dari hasil pengujian hipotesa di atas dapat disimpulkan bahwa hubungan antara kepemimpinan dan komunikasi terhadap semangat kerja pegawai di Sekretariat Daerah Kabupaten Temanggung mempunyai arah yang positif.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain