Text
SKRIPSI PENGARUH PENAMBAHAN SERAT ABAKA (MUSA TEXTILIS) TERHADAP MUTU PAVING BLOCK
INTISARI
Paving block adalah komponen bahan bangunan yang digunakan sebagai perkerasan jalan. Paving block semakin bervariasi berupa penggunaan serat alami yang bisa meningkatkan kekuatan dan ramah lingkungan salah satunya serat abaka. Serat abaka dipilih untuk bahan campuran karena kandungan selulosa dapat bereaksi dengan hidrasi semen, untuk membentuk kalsium silikat hidrat. Tujuan penelitian ini mengetahui penambahan serat abaka sesuai standar mutu pengujian.Metode penelitian ini adalah metode eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini menggunakan 5 variasi 0%, 1%, 1,5%, 2%, dan 2,5%. Perbandingan semen dan pasir 1:6, dengan ukuran 20x10x6 cm. Pembuatan benda uji di pengrajin paving block Muntilan, Kabupaten Magelang, dan pengujian di Laboratorium Struktur, Jurusan Teknik Sipil, Universitas Tidar, dan Laboratorium Bahan Konstruksi, Jurusan Teknik Sipil, Universitas Islam Indonesia. Pengujian ini merujuk pada SNI 03-0691-1996.Hasil penelitian menunjukkan penambahan serat abaka 1,5% memiliki mutu optimal dibandingkan dengan paving block normal dengan peningkatan kuat tekan sebesar 18,31% dari paving block normal. Ketahanan aus berkurang sebesar 14,29%, penyerapan air berkurang sebesar 3,44%, dan ketahanan terhadap natrium sulfat berkurang sebesar 11,54% dibandingkan dengan paving block normal. Hal ini menunjukkan adanya pengaruh antara jumlah serat abaka yang ditambahkan terhadap mutu paving block.
Kata kunci: kuat tekan, paving block, serat abaka
132-UN57.U1-STS-XII-2024 | SIPIL FAI P 2024 | Ruang Skripsi (TEKNIK SIPIL) | Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan |
Tidak tersedia versi lain