Text
SKRIPSI ANALISIS KARAKTERISTIK MARSHALL CAMPURAN ASPHALT CONCRETE - BINDER COURSE (AC-BC) DENGAN VARIASI SUBTITUSI ASBUTON BUTIR 50/30
INTISARI
Indonesia mempunyai deposit aspal alam yang cukup banyak, yaitu aspal batu Buton (Asbuton) aspal alam yang terdapat di Pulau Buton. Pemahaman penggunaan Asbuton dalam campuran beraspal panas masih minim. Kekurangan terbesar Asbuton adalah hanya bisa berfungsi sebagai bahan penambah dari aspal minyak. Oleh karena itu, penelitian ini meninjau pengaruh penggunaan subtitusi Asbuton Butir 50/30 dari Lawele dalam campuran beraspal panas AC-BC dengan menggunakan aspal pen 60/70 pertamina.Metode yang digunakan adalah metode Marshall untuk mengetahui nilai karakteristik volumetrik (VIM, VMA, dan VFB) dan non-volumetrik (density, stabilitas, flow, dan MQ) Marshall, serta untuk mengetahui nilai Kadar Aspal Optimum (KAO). Sesuai dengan spesifikasi umum, penelitian ini menggunakan kadar aspal 9% dengan variasi subtitusi Asbuton sebesar 0%; 25%; 30%; 35%; dan 40%. Untuk mendapatkan efektifitas dalam mendapatkan hasil, penelitian ini menggunakan 3 sampel pada masing-masing variasi campuran.Pengujian campuran AC-BC menggunakan Asbuton butir 50/30 dari Lawele dengan menggunakan aspal pen 60/70 pertamina berdasarkan karakteristik volumetrik dan non-volumetrik Marshall menghasilkan KAO pada kadar aspal 9% dengan variasi subtitusi asbuton dengan kadar 30% dengan nilai density 2,24 gr/cc; nilai VIM 2,00%; nilai VMA 14,76%; VFB 86,455%; nilai stabilitas 3192,72 kg; nilai flow 3,833 mm; dan nilai MQ 840,58 kg/mm. KAO pada kadar aspal 9% dengan variasi subtitusi asbuton sebesar 30% tidak memenuhi nilai spesifikasi umum Bina Marga hanya pada parameter nilai VIM.
Kata Kunci: Asbuton Butir 50/30, Lawele, AC-BC, Marshall, KAO
134-UN57.U1-STS-XII-2024 | SIPIL ARI A 2024 | Ruang Skripsi (TEKNIK SIPIL) | Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan |
Tidak tersedia versi lain