Text
SKRIPSI PENGARUH JENIS PEWARNA PADA HASIL ANODIZING ALUMINIUM T6 6061 TERHADAP KEDALAMAN DIFUSI, KECERAHAN, DAN KEAUSAN LAPISAN
ABSTRAK
Anodizing merupakan proses perlakuan aluminium dengan metode elektrolisis. Pewarnaan anodizing dapat dilakukan dengan alternatif pewarna kimia dan alami. Tujuan dari penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui pengaruh jenis serta jumlah konsentrasi larutan pewarna terhadap kecerahan warna, lapisan oksida, dan laju keausan. Aluminium 6061 dengan tebal 5 mm dipotong dengan ukuran 25 mm x 30 mm. aluminium dilakukan proses anodizing dengan arus 2,5 amper, tegangan 12 volt dan waktu proses 30 menit. Digunakan pewarna kimia (tinta printer dan pewarna pakaian) dan pewarna alami (kunyit). Proses pewarnaan menggunakan konsentrasi pewarna 5%.w/v, 10%.w/v, dan 15% w/v. Konsentrasi larutan pewarna berpengaruh terhadap hasil kecerahan permukaan. Kecerahan terbaik berada pada variasi tinta printer 10% w/v dengan nilai 5,4. Pewarna yang digunakan dalam amodizing mempengaruhi hasil lapisan oksida, perbedaan ketebalan lapisan oksida dikarenakan adanya endapan pewarna pada permukaan lapisan oksida. Pewarnaan pada proses anodizing tidak mempengaruhi ketahanan aus dari permukaan aluminium secara signifikan, raw material yang dilakukan pengujian keausan memiliki nilai keausan spesifik (Ws) 11.01 x 10-4 mm3/kg.m, hasil pewarnaan anodizing dengan pewarna kunyit 10% w/v menghasilkan nilai keausan spesifik 9.99 x 10-4 mm3/kg.m, pewarnaan anodizing dengan tinta printer 10% w/v menghasilkan nilai keausan spesifik 7.63 x 10-4 mm3/kg.m, dan pewarnaan anodizing dengan pewarna pakaian menghasilkan nilai keausan spesifik 10.89 x 10- 4 mm3/kg.m.
Kata Kunci : konsentrasi, pewarna kimia, pewarna alami, anodizing.
1-UN57.U1-STM-I-2025 | MESIN HID P 2025 | Ruang Skripsi (TEKNIK MESIN) | Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan |
Tidak tersedia versi lain