Text
SKRIPSI COMMUNITY BASED TOURISM (CBT) DALAM PENGEMBANGAN PARIWISATA DI WISATA ALAM POSONG DESA TLAHAB KABUPATEN TEMANGGUNG
ABSTRAK
COMMUNITY BASED TOURISM (CBT) DALAM PENGEMBANGAN PARIWISATA DI WISATA ALAM POSONG DESA TLAHAB KABUPATEN TEMANGGUNG
Muhammad Anwarudin (2140201185)
Jurusan Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Tidar
Community-Based Tourism (CBT) adalah sebuah pendekatan yang mengedepankan keterlibatan masyarakat lokal sebagai pelaku utama dalam proses perencanaan, pengelolaan, dan pemanfaatan destinasi wisata. Community Based Tourism dalam pengembangan pariwisata di Wisata Alam Posong masih terdapat beberapa permasalahan salah satunya yaitu walaupun masyarakat sudah cukup aktif mengikuti kegiatan rapat terkait dengan pembahasan dan evaluasi Wisata Alam Posong, namun untuk penuangan ide dirasa masih kurang. Tujuan dari penelitian adalah mendeskripsikan dan menganalisis Bagaimana Community Based Tourism (CBT) dalam Pengembangan Pariwisata di Wisata Alam Posong Desa Tlahab Kabupaten Temanggung. Aspek yang digunakan adalah Community Based Tourism (CBT) dalam pengembangan pariwisata menurut Nugroho (2016) dengan lima aspek yaitu partisipasi aktif masyarakat lokal, keberlanjutan sosial dan budaya, keberlanjutan ekonomi, keberlanjutan lingkungan, manajemen kelembagaan yang kuat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskripstif kualitatif. Teknik pemilihan informan yang digunakan adalah purposive sampling. Sumber data yang diperoleh yaitu sumber data primer dan data sekunder dengan menggunakan metode pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Untuk teknik analisis data yaitu reduksi data, penyajian data, verifikasi data, dan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Community Based Tourism (CBT) dalam Pengembangan Pariwisata di Wisata Alam Posong telah memberikan kesempatan dan peluang bagi masyarakat Desa Tlahab untuk lebih leluasa dalam melakukan pengembangan pariwisata yang dimilikinya. Jika dilihat dari aspek partisipasi aktif masyarakat lokal, keberlanjutan sosial dan budaya, keberlanjutan ekonomi, keberlanjutan lingkungan, serta manajemen kelembagaan yang kuat sudah dapat dikatakan berjalan dengan baik dan terus dikembangkan menuju pengelolaan pariwisata yang berkelanjutan.
Kata Kunci: Community Based Tourism; Pengembangan Pariwisata; Wisata Alam Posong.
3-UN57.U1-SSP-I-2025 | ADMINISTRASINEGARA ANW C 2025 | Ruang Skripsi (ADMINISTRASI NEGARA) | Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan |
Tidak tersedia versi lain