Text
SKRIPSI KOLABORASI ANTAR AKTOR DALAM PENGELOLAAN DESTINASI WISATA TKL ECOPARK, KOTA MAGELANG
ABSTRAK
Fattah Aryo Seno (2024):
KOLABORASI ANTAR AKTOR DALAM PENGELOLAAN DESTINASI WISATA TKL ECOPARK, KOTA MAGELANG
Jurusan Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Tidar.
Indonesia merupakan negara yang kaya akan sumber daya yang bisa berpotensi menjadi pariwisata yang unggul. Salah satu provinsi di Indonesia yaitu Provinsi Jawa Tengah merupakan daerah yang juga memiliki beberapa potensi wisata yang unggul seperti yang terdapat di Kota Magelang yakni TKL Ecopark. TKL Ecopark masih mengalami penurunan jumlah pengunjung akibat covid-19. Collaborative governance berasal dari konsep governance, yang menjelaskan bahwa pemerintah bukan hanya aktor satu-satunya dalam menjalankan suatu perbuatan. Collaborative governance membutuhkan lebih dari satu aktor untuk menjalankan sebuah perbuatan. Metode penelitian yang penulis gunakan untuk meneliti adalah metode kualitatif. Penelitian berbasis kualitatif, bertujuan untuk mendeskripsikan dan mengkaji serta menganalisis Kolaborasi Antar Aktor Dalam Pengelolaan Destinasi Wisata TKL Ecopark Kota Magelang menggunakan pendekatan Hexa Helix. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa TKL Ecopark telah berkolaborasi dengan aktor pemerintah, swasta, akademisi, NGOs dan masyarakat terdampak. TKL Ecopark belum berkolaborasi dengan aktor media dikarenakan pihaknya telah memiliki media internal yang mereka kelola. selain itu, masyarakat terdampak yang pada beberapa penelitian terdahulu dikategorikan sebagai subjek, pada TKL Ecopark masih dikategorikan sebagai objek.
Kata kunci: kolaborasi, aktor, hexa helix
2-UN57.U1-SSP-I-2025 | ADMINISTRASINEGARA SEN K 2025 | Ruang Skripsi (ADMINISTRASI NEGARA) | Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan |
Tidak tersedia versi lain