Text
SKRIPSI PENGARUH KONSENTRASI DAN LAMA PERENDAMAN KOLKISIN TERHADAP PERTUMBUHAN HIBRID Phalaenopsis SECARA IN VITRO
INTISARI
Pengaruh Konsentrasi dan Lama Perendaman Kolkisin Terhadap Pertumbuhan Hibrid Phalaenopsis Secara In Vitro
Lu’lu’ul Maknun
email: luluul.maknun@students.untidar.ac.id
Bunga Phalaenopsis menjadi materi yang potensial dalam peningkatan variasi morfologi dan genetik. Variasi morfologi bunga Phalaenopsis diinduksi menggunakan kolkisin. Penelitian ini menganalisis pengaruh konsentrasi dan lama perendaman kolkisin terhadap pertumbuhan seedling hibrid Phalaenopsis secara in vitro. Penelitian dilaksanakan menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) faktor pertama berupa konsentrasi kolkisin (0%, 0,01%, 0,03%, dan 0,05%) dan faktor kedua berupa lama perendaman (0, 1, 3, dan 5 jam). Setiap kombinasi perlakuan diulang 3 kali. Konsentrasi berpengaruh nyata terhadap parameter jumlah daun, lebar daun, dan jumlah Protocorm-Like Bodies (PLB). Perlakuan lama perendaman berpengaruh nyata terhadap parameter tinggi tanaman dan jumlah PLB. Perlakuan lama perendaman berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman dan jumlah PLB. Konsentrasi 0,01% dan lama perendaman 5 jam menghasilkan pertambahan jumlah tunas tertinggi sedangkan jumlah PLB tertinggi pada konsentrasi 0,05% dan lama perendaman 1 jam. Hasil penelitian ini perlu uji flow cytometry (FCM) untuk mengetahui tingkat ploidi pada setiap perlakuan, kemudian dilakukan seleksi sehingga meningkatkan variasi genetik hibrid Phalaenopsis hasil pemuliaan. Penelitian menggunakan kolkisin pada Phalaenopsis disarankan pada konsentrasi rendah dan durasi perendaman singkat untuk meminimalkan dampak negatif pada pertumbuhan vegetatif.
Kata kunci: hibrid Phalaenopsis, in vitro, kolkisin, variasi genetik.
4-UN57.U1-SP-II-2025 | AGROTEKNOLOGI MAK P 2025 | Ruang Skripsi (AGROTEKNOLOGI) | Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan |
Tidak tersedia versi lain