Text
SKRIPSI PEMODELAN TRANSPOR SEDIMEN DASAR (BED LOAD) MENGGUNAKAN METODE LAURSEN PADA SALURAN IRIGASI BERPASIR
Saluran irigasi merupakan sarana untuk mendistribusikan air secara efisien ke lahan pertanian, memastikan tanaman mendapatkan kebutuhan air yang cukup untuk pertumbuhan optimal dan meningkatkan produktivitas pertanian. Terjadinya sedimentasi pada saluran irigasi dapat menyebabkan penurunan fungsi saluran irigasi seperti berkurangnya kapasitas aliran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis besaran angkutan sedimen dasar yang terjadi pada saluran irigasi Prembun dengan karakteristik sedimen berpasir. Metode analisis yang digunakan meliputi perhitungan besaran angkutan sedimen dasar berdasarkan karakteristik aliran secara empiris dan pemodelan menggunakan HEC-RAS. Data yang digunakan dalam analisis sedimen meliputi data geometri berupa penampang melintang dan penampang memanjang, data pengaturan aliran berupa data debit aliran, dan luas penampang basah, serta data sedimen berupa gradasi butiran dan berat jenis sedimen. Hasil simulasi pemodelan aliran saluran irigasi menggunakan HEC-RAS dengan fungsi Laursen Copeland memberikan hasil yang lebih baik dibandingkan dengan fungsi Toffaleti dengan nilai NSE 0,8604 dan R 0,9821 sehingga dapat mewakili kondisi sebenarnya di lapangan. Hasil dari penelitian menggunakan fungsi angkutan sedimen Laursen Copeland secara empiris sebesar 71,9275 ton/hari, dengan pemodelan menggunakan HEC-RAS 6.5 sebesar 72,1811 ton/hari. Dengan demikian, potensi sedimen yang akan mengendap pada sepanjang penampang saluran simulasi sebesar 2,006 m3 /hari.
Kata Kunci: saluran irigasi, transpor sedimen, laursen copeland, hec-ras.
24-UN57.U1-STS-III-2025 | SIPIL MUB P 2025 | Ruang Skripsi (SIPIL) | Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan |
Tidak tersedia versi lain