Text
SKRIPSI ANALISIS PROGRAM PERCEPATAN PENURUNAN STUNTING (PEPES) DALAM UPAYA PENANGANAN STUNTING DI DESA MUNGKID
ABSTRAK
ANALISIS PROGRAM PERCEPATAN PENURUNAN STUNTING (PEPES) DALAM UPAYA PENANGANAN STUNTING DI DESA MUNGKID
Deltie Budi Anugraheni (2010201085)
Program Studi Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tidar
Penelitian ini membahas tentang Program Percepatan Penurunan Stunting (PEPES) yang diterapkan di Desa Mungkid, Kabupaten Magelang. Stunting adalah tinggi badan dan berat badan anak tidak sesuai dengan usianya, hal ini dikarenakan kekurangan gizi kronis pada 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Stunting menjadi masalah nasional di Indonesia, prevalensinya mencapai 21,6% pada tahun 2022 dan 21,5% pada tahun 2023. Sedangkan target prevelansi stunting di Indonesia mencapai 14% di tahun 2024. Sehingga meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat menjadi fokus pemerintah dalam upaya melakukan intervensi penanganan stunting melalui tiap daerah. Desa Mungkid sendiri menjadi salah satu fokus penanganan stunting di Kabupaten Magelang karena prevalensi stunting masih tinggi. Pemerintah Desa Mungkid meluncurkan program PEPES sebagai upaya strategis untuk menurunkan angka stunting di Desa Mungkid. Program ini melibatkan beberapa kegiatan, seperti pemberian makanan tambahan, diskusi seputar stunting, dan kunjungan rumah kepada balita yang mengalami stunting. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis program PEPES, termasuk faktor pendukung dan penghambatnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Oleh karena itu, peneliti melakukan wawancara, observasi maupun dokumen terkait mengenai penelitian ini untuk mendapatakan informasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program ini berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya asupan gizi pada anak dan memperkuat kolaborasi antara pemerintah desa, kader kesehatan, serta puskesmas. Namun, tantangan seperti kurangnya pemahaman masyarakat tentang gizi yang seimbang dan keterbatasan sumber daya juga menjadi hambatan dalam pelaksanaan program ini.
Kata Kunci: Analisis Program; Stunting; Kebijakan Publik
Tidak tersedia versi lain