PERPUSTAKAAN UNTIDAR Repositori Mahasiswa Untidar

Beranda Katalog Koleksi Konten Lokal Tugas Akhir Mahasiswa (Skripsi, Laporan Akhir, LKP) Lantai 2

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of SKRIPSI PERANAN KEMAMPUAN APARAT DAN KULTUR BERENCANA PEMERINTAH DAERAH DALAM PERENCANAAN PEMBANGUNAN KOTA DI WILAYAH KOTAMADIA DATI II MAGELANG  (STUDI PENELITIAN DI KANTOR BAPPEDA KOTAMADIA MAGELANG)
Penanda Bagikan

Text

SKRIPSI PERANAN KEMAMPUAN APARAT DAN KULTUR BERENCANA PEMERINTAH DAERAH DALAM PERENCANAAN PEMBANGUNAN KOTA DI WILAYAH KOTAMADIA DATI II MAGELANG (STUDI PENELITIAN DI KANTOR BAPPEDA KOTAMADIA MAGELANG)

WIDDIE WIDAGDO - Nama Orang;

Dalam suatu organisasi, sasaran atau tujuan merupakan dasar dari manajemen yang didasarkan atas unsur-unsur pokok yaitu dalam penentuan tujuan pelaksanaan pekerjaan, peran serta bawahan dalam menentukan tujuan, peninjauan kembali pelaksanaan pekerjaan, membicarakan pencapaian tujuan, tanggung jawab atas program dan sebagainya.

Organisasi dalam arti statis dikatakan sebagai wadah di mana kegiatan manajemen dilakukan. Organisasi dalam arti dinamis disebut sebagai suatu proses interaksi atau hubungan timbal balik antara anggota organisasi dan bekerja sama dalam mencapai tujuan. Organisasi juga dapat dikatakan sebagai alat untuk mencapai tujuan.

Manajemen merupakan suatu proses yang dinamis yang meliputi kegiatan-kegiatan sebagai berikut: Perencanaan, Pengorganisasian, Penggerakan, Pengawasan, Penilaian. Masalah perencanaan merupakan faktor penting dalam pelaksanaannya. Perencanaan yang baik akan dapat dicapai apabila dilaksanakan dengan memperhatikan kemampuan aparat dan kultur berencananya.

Dalam perencanaan pembangunan merupakan keterlibatan mental untuk dituntut menyumbangkan kemampuannya dalam kegiatan pembangunan untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan. Dalam unsur merencanakan terdapat unsur pokok yaitu kemampuan. Kemampuan pada dasarnya menentukan sampai seberapa jauh seseorang melibatkan diri dalam kegiatan pembangunan yang dilaksanakan.

Dalam unsur kemampuan aparat diperlukan pula unsur pendorong yaitu kultur berencana. Karena kultur berencana adalah pola hidup yang mengarah kepada suatu tujuan atau masa yang akan datang yang terbentuk melalui proses sosialisasi dan merupakan penuntun aktivitasnya.

Secara singkat dapat dikatakan bahwa perencanaan pembangunan dipengaruhi oleh kultur berencana dan kemampuan aparatnya.

Permasalahan pokok skripsi ini adalah apakah ada pengaruh yang signifikan antara variabel Peranan Kemampuan Aparat dan Kultur Berencana Pemerintah Daerah di dalam Perencanaan Pembangunan Kota di Wilayah Kotamadya Dati II Magelang.

Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sampai seberapa jauh hubungan dan pengaruh peranan kemampuan aparat dan kultur berencana Pemerintah Daerah dalam perencanaan pembangunan kota.
Hipotesa yang digunakan adalah:
Hipotesa mayor:
• Ada pengaruh yang signifikan antara kemampuan aparat dan kultur berencana Pemerintah Daerah secara bersama-sama mempengaruhi dalam perencanaan pembangunan kota.
Hipotesa minor:
• Ada pengaruh yang signifikan antara kemampuan aparat terhadap perencanaan pembangunan kota.
• Ada pengaruh yang signifikan antara kultur berencana terhadap perencanaan pembangunan kota.

Adapun tipe penelitian yang digunakan adalah penelitian penjelasan (eksplanatori) dan deskriptif, sebab penelitian ini bertujuan menyoroti hubungan antar variabel yaitu variabel kemampuan aparat, kultur berencana dan perencanaan serta menguji hipotesa yang telah ditentukan sebelumnya.

Sedangkan teknik pengumpulan data dengan menggunakan teknik observasi, wawancara dan kuesioner yang telah disusun sebelumnya. Populasi sampling meliputi semua pegawai yang ada di Kantor BAPPEDA Kotamadya Dati II Magelang.

Sumber datanya adalah sumber data primer dan sumber data sekunder. Untuk menganalisa data dan menguji hipotesa digunakan rumus statistik product moment, korelasi partial, dan korelasi majemuk. Adapun hasil analisa statistik adalah sebagai berikut:
1. Dari perhitungan dengan korelasi product moment dapat dibuktikan bahwa peranan kemampuan aparat berpengaruh dalam perencanaan pembangunan kota. Hal ini terbukti setelah r hasil yaitu r rx₁y dikonsultasikan dengan r tabel teoritis dengan d.b = N - 2, yaitu 23, r tabel pada daftar = 0,505 dan r hasil = 0,6019 maka rx₁y lebih besar dari r tabel yaitu (0,6019 lebih besar dari 0,505). Hal ini berarti ada korelasi signifikan antara kemampuan aparat dengan perencanaan pembangunan kota.
2. Dengan korelasi product moment dapat dibuktikan bahwa kultur berencana Pemerintah Daerah berpengaruh dalam perencanaan pembangunan kota. Hal ini terbukti setelah r hasil rxâ‚‚y dikonsultasikan dengan r tabel teoritis dengan d.b = N - 2 yaitu 23 r tabel pada daftar 0,396. Sedangkan r hasil = 0,4134, maka r hasil rxâ‚‚y lebih besar dari r tabel yaitu (0,4134 lebih besar dari 0,396). Hal ini berarti ada korelasi yang signifikan antara xâ‚‚ kultur berencana Pemerintah Daerah dengan Y perencanaan pembangunan kota. rxâ‚‚y
3. Dengan rumus korelasi partial dapat dibuktikan ada hubungan antara peranan kemampuan aparat dan kultur berencana Pemerintah Daerah. Hal ini terbukti setelah hasil x₁x₂ dikonsultasikan dengan r tabel teoritis dengan d.b = N - 2 yaitu 23 pada taraf signifikan 1% yang menunjukkan r tabel adalah 0,505, sedang r hasil x₁x₂ adalah 0,8957. Maka r hasil lebih besar dari r tabel yaitu (0,8957 lebih besar dari 0,505). Hal ini berarti ada korelasi signifikan dan ada hubungan antara kemampuan aparat dan kultur berencana Pemerintah Daerah.
4. Dari perhitungan korelasi partial dapat dibuktikan ada hubungan antara kemampuan aparat dengan perencanaan pembangunan dikontrol dengan kultur berencana. Hal ini terbukti setelah nilai hasil F test dikonsultasikan dengan nilai F tabel dengan taraf signifikan 1% dengan N - (K + 1) pada F tabel urutan 22 menunjukkan nilai 7,94 pada taraf signifikan 1%. Sedang F test hasil adalah 10,6992. Maka F test hasil lebih besar dari F tabel yaitu (10,6992 lebih besar dari 7,94). Hal ini membuktikan ada hubungan antara peranan kemampuan aparat dengan rencana pembangunan yang dikontrol dengan kultur berencana Pemerintah Daerah.
5. Dari perhitungan korelasi partial dapat dibuktikan ada hubungan antara kultur berencana Pemerintah Daerah dengan perencanaan pembangunan kota yang dikontrol dengan kemampuan aparat. Hal ini terbukti setelah nilai hasil F test (16,2875) dikonsultasikan dengan nilai F tabel pada taraf signifikan 1% dengan N - (K + 1). Pada F tabel urutan 22 menunjukkan nilai 7,94 maka F test hasil lebih besar dari F tabel yaitu (16,2875 lebih besar dari 7,94). Hal ini membuktikan ada hubungan antara kultur berencana dengan rencana pembangunan yang dikontrol dengan kemampuan aparatnya.
6. Dengan rumus statistik korelasi ganda atau korelasi majemuk peranan kemampuan aparat, kultur berencana Pemerintah Daerah dengan perencanaan pembangunan kota. Dengan F test hasil yang dikonsultasikan dengan F tabel pada taraf signifikan 1% dengan N - (K + 1), F tabel pada kolom 22 menunjukkan nilai 7,94. F test hasil adalah 238,35. Maka F test hasil lebih besar dari F tabel pada taraf signifikan 1% yaitu (238,35 lebih besar dari 7,94). Dengan demikian ada korelasi signifikan dan ada hubungan antara peranan kemampuan aparat, kultur berencana dan rencana pembangunan kota.

Dari pengujian hipotesa dapat disimpulkan bahwa variabel Peranan Kemampuan Aparat dan Kultur Berencana Pemerintah Daerah dalam Perencanaan Pembangunan Kota, dengan hipotesa mayor dan hipotesa minor hasilnya sangat signifikan dan antar variabel saling mempunyai pengaruh. Dengan demikian menggunakan hipotesa mayor dan hipotesa minor dapat diterima.

Disamping itu masih ada faktor-faktor lain yang mempengaruhi perencanaan pembangunan selain kemampuan aparat dan kultur berencana Pemerintah Daerah. Misalnya faktor pengawasan, semangat kerja, koordinasi, motivasi, dan sebagainya.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
ADMINISTRASINEGARA WID P 1990
Penerbit
MAGELANG : UNIVERSITAS TIDAR., 1990
Deskripsi Fisik
XX;162HAL;29,5CM
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
350
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • FULL TEXT
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

PERPUSTAKAAN UNTIDAR Repositori Mahasiswa Untidar
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?