Text
SKRIPSI PENGARUH PENGAWASAN DAN MOTIVASI TERHADAP EFEKTIVITAS KERJA PEGAWAI BADAN PENGAWASAN KOTA MAGELANG
Seperti telah kita kemukakan bhawa untuk menciptakan kondisi efektivitas kerja yang baik dalam sebuah instansi, berkait erat dengan berbagai faktor yang mempengaruhinya seperti faktor lemahnya pengawsan dan faktor kurangnya motivasi.
Pada kenyataannya memang demikian, banyak atau sering kita jumpai pada berbagai instansi keterlambatan penyelesaian pekerjaan yang terjadi pada prosesnya seperti pengerjaan yang ditunda-tunda, diselingi penyelesaian pekerjaan yang lain dan sebagainya. Gejala seperti ini sebetulnya merupakan indikasi bhawa pada instansi tersebut efektivitas kerja pegawai sangat rendah. Rendahnya efektivitas kerja pegawai Ini diduga karena rendahnya pengawasan dari pimpinan dan juga dengan kurangnya stau tidak adanya motivasi kerja pegawai. Sebab pada dasarnya seorang pegawai menjalankan tugas pekerjaannya itu atas dasar berbagai harapan dan keinginan yang ingin dicapai atau didapatnya. Kaitannya dengan pekerjaan di instansi dapat dijelaskan bahwa seorang pegawai apabila kurang atau tidak mendapatkan motivasi dalam aktivitas pelaksanaan pekerjaan maka pegawai tersebut akan merasan tidak punya harapan. Dengan keadaan seperti ini menyulut pada sikap yang bermalasan sehingga memicu pada rendahnya efektivitas kerja. Dalam kaitan inilah skripsi ini berusaha mengungkap permasalahan yang ada, yaitu apakah ada pengaruh antara variabel pengawasan dan motivasi terhadap efektivitas kerja pegawai, dengan pengajuan hipotesa sebagai berikut:
1. Hipotesa Mayor.
Ada pengaruh positif antara variabel pengawasan dan motivasi terhadap efektivitas
kerja pegawai.
2. Hipotesa Minor.
- Ada pengaruh positif pengawasan terhadap efektivitas kerja pegawai.
Ada pengaruh positif antara motivasi terhadap efektivitas kerja pegawai.
Mengenai lokasi penelitian, disini penulis lakukan di Kantor Badan Pengawasan
Kota Magelang
Dalam penelitian ini diambil sampel sebanyak 30 responden, pengumpulan datanya diperoleh dengan menggunakan teknik observasi, wawancara, kuesioner dan dokumentasi. Sumber datanya berasal dari sumber data primer dan didukung sumber data sekunder. Sedang analisa datanya digunakan analisa data kuantitatif dan analisa data kualitatif. Adapun untuk menguji hipotesa digunakan teknik korelasi product moment, korelasi partial, korelasi ganda/majemuk dan koefisien determinasi, hasil analisanya adalah:
1. Terdapat korelasi yang sangat signifikan antara x, (pengawasan) dengan Y (efektivitas kerja pegawai), hal ini terbukti dengan perbandingan antara sty
yang lebih besar daripada r-tabel 1% atau (0,533) (0,397)
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain