Text
SKRIPSI HARMONI EKONOMI: MENGKAJI PENGARUH KEBIJAKAN MONETER, NERACA PERDAGANGAN, DAN FLUKTUASI KURS RUPIAH TERHADAP DINAMIKA KINERJA EKONOMI INDONESIA TAHUN 2017-2023
ABSTRAK
Kestabilan ekonomi suatu negara dipengaruhi oleh interaksi antara berbagai faktor eksternal dan kebijakan dalam negeri, termasuk kebijakan moneter, kondisi neraca perdagangan, serta perubahan nilai tukar. Dalam situasi ketidakpastian ekonomi global yang semakin tinggi belakangan ini, perlu dianalisis bagaimana elemenelemen ini berdampak pada tolok ukur utama perekonomian Indonesia, terutama di sektor pasar modal. Salah satu parameter yang sering dijadikan acuan untuk menilai performa pasar modal adalah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh suku bunga BI Rate, cadangan devisa, neraca perdagangan, dan nilai tukar terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tahun 2017–2023. Penelitian ini menggunakan data sekunder dengan bentuk time series dari Januari 2017 – Desember 2023 yang bersumber dari Bursa Efek Indonesia (BEI), Bank Indonesia (BI), dan Badan Pusat Statistik (BPS). Alat analisis yang digunakan adalah Vector Error Correction Model (VECM) dan diolah dengan aplikasi Stata 17. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam jangka pendek hanya variabel BI Rate yang berpengaruh signifikan dengan arah positif terhadap IHSG, sedangkan variabel cadangan devisa, neraca perdagangan, dan nilai tukar tidak berpengaruh signifikan. Dalam jangka panjang BI Rate memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap IHSG, cadangan devisa memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap IHSG, neraca perdagangan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap IHSG, serta nilai tukar memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap IHSG.
Kata Kunci: Indeks harga saham gabungan, BI Rate, cadangan devisa, neraca perdagangan, nilai tukar.
Tidak tersedia versi lain