Text
SKRIPSI ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MENDORONG PERTUMBUHAN EKONOMI SEKTOR INDUSTRI MANUFAKTUR INDONESIA TAHUN 1987-2023
ABSTRAK
Pertumbuhan sektor industri manufaktur di Indonesia dalam beberapa dekade terakhir menunjukkan tren yang fluktuatif, mencerminkan ketidakstabilan dalam kinerja industri manufaktur yang seharusnya menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi nasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tenaga kerja manufaktur, investasi asing, ekspor manufaktur, dan suku bunga riil terhadap pertumbuhan ekonomi sektor industri manufaktur di Indonesia tahun 1987-2023. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode Autoregrresive Distributed Lag-Error Correction Model (ARDL ECM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel tenaga kerja berpengaruh positif signifikan pada lag-1 di jangka pendek dan berpengaruh negatif signifikan di jangka panjang terhadap pertumbuhan ekonomi sektor industri manufaktur Indonesia. Sementara itu variabel investasi asing, ekspor manufaktur, dan suku bunga riil berpengaruh positif signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi sektor industri manufaktur di Indonesia di jangka pendek dan jangka panjang. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan investasi asing, penguatan ekspor manufaktur, dan pengelolaan suku bunga riil yang stabil merupakan faktor penting dalam mendorong pertumbuhan sektor industri manufaktur di Indonesia. Namun demikian, kualitas dan produktivitas tenaga kerja manufaktur perlu ditingkatkan agar tidak menjadi hambatan dalam jangka panjang. Oleh karena itu, kebijakan pembangunan industri sebaiknya diarahkan pada peningkatan efisiensi tenaga kerja, penguatan daya saing ekspor, penciptaan iklim investasi yang kondusif, serta stabilisasi sektor moneter untuk mendorong pertumbuhan sektor manufaktur secara berkelanjutan.
Kata kunci: tenaga kerja manufaktur, investasi asing, ekspor manufaktur, suku bunga riil, ARDL-ECM, pertumbuhan sektor industri manufaktur.
Tidak tersedia versi lain