Text
SKRIPSI PENERIMAAN DAN PENGGUNAAN SI IDA OLEH MASYARAKAT KABUPATEN PURWOREJO BERDASARKAN UNIFIED THEORY OF ACCEPTANCE AND USE OF TECHNOLOGY 3 (UTAUT3)
ABSTRAK
PENERIMAAN DAN PENGGUNAAN SI IDA OLEH MASYARAKAT KABUPATEN PURWOREJO BERDASARKAN UNIFIED THEORY OF ACCEPTANCE AND USE OF TECHNOLOGY 3 (UTAUT3)
Dyna Farahatussonia (2120201079)
Jurusan Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tidar
Transformasi digital sektor pelayanan publik mendorong pemerintah untuk mengadopsi sistem e-government, salah satunya adalah Sistem Perizinan Daring (SI IDA) oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Purworejo. Namun, dalam pelaksanaannya, masih ditemukan kendala seperti rendahnya literasi digital masyarakat, tingginya perizinan ditolak daripada diterima di front Office, kebiasaan penggunaan layanan konvensional, dan minimnya sosialisasi yang berdampak pada tidak efektifkan penggunaan SI IDA. Permasalahan tersebut mengkonfirmasi keterkaitannya dengan UTAUT 3. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variabel UTAUT 3 terhadap penerimaan dan penggunaan SI IDA oleh masyarakat Kabupaten Purworejo. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan teknik survei yang bersifat konfirmatori dengan jumlah responden 400 orang ditentukan melalui rumus Slovin dengan teknik convenience sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan metode Partial Least SquaresStructural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 7 hipotesis diterima, yaitu Performance Expectancy, Social Influence, Facilitating Conditions, Hedonic Motivation, Habit, dan Personal Innovativeness berpengaruh signifikan terhadap Behavioral Intention dan Facilitating Condition serta personal innovativeness berpengaruh signifikan terhadap Use Behavior. Sementara itu, terdapat 4 hipotesis ditolak yaitu Effort expectancy, Facilitating Condition dan habit tidak berpengaruh signifikan terhadap Behavioral intention, dan habit tidak berpengaruh signifikan terhadap Use Behavior. Saran untuk meningkatkan penerimaan dan penggunaan SI IDA antara lain dengan meningkatkan kualitas layanan, menyederhanakan tampilan agar mudah digunakan, serta memperluas sosialisasi melalui tokoh masyarakat dan media digital. Upaya ini perlu didukung oleh infrastruktur yang andal, bantuan teknis yang responsif, pengembangan fitur menarik, integrasi layanan, dan pelibatan individu yang adaptif terhadap teknologi guna mempercepat adopsi di masyarakat.
Kata Kunci: Adopsi Teknologi, e-government, SI IDA, UTAUT 3.
Tidak tersedia versi lain