Text
SKRIPSI TINJAUAN YURIDIS PENEGAKAN HUKUM PIDANA PERTAMBANGAN BATUAN ILEGAL DI KABUPATEN WONOSOBO
Abstrak
Sektor pertambangan berkontribusi besar terhadap penerimaan daerah dan penciptaan lapangan kerja, tetapi juga menimbulkan dampak lingkungan dan keselamatan, terutama akibat pertambangan ilegal (PETI). Penegakan hukum terhadap PETI menghadapi kendala substansial, sosial, kultural, dan struktural, seperti kurangnya pengawasan dan lemahnya koordinasi antara pemerintah dan aparat hukum. Oleh sebab itu, diperlukan pendekatan Economic Analysis of Law (EAL) yang menekankan efisiensi, kesejahteraan sosial, dan kebijakan yang tidak hanya menitikberatkan pada efek jera, tetapi juga mendorong regulasi dan pembinaan bagi penambang skala kecil. Penelitian ini berfokus pada penegakan hukum terhadap pertambangan batuan ilegal di Kecamatan Kertek, Kabupaten Wonosobo, dengan pendekatan Economic Analysis of Law (EAL). Studi ini mengacu pada Putusan Pengadilan Negeri Wonosobo Nomor 93/Pid.Sus/2021/PN Wsb dan teori kepastian hukum. Selain itu, penelitian inimenganalisis struktur masyarakat sekitar tambang untuk memberikan rekomendasi bagi pemerintah dan aparat penegak hukum dalam menangani kasus PETI secara lebih efektif. Realisasi atas kajian ini bertujuan untuk memahami faktor pendorong pertambangan batuan ilegal dan menilai efektivitas pencegahannya. Penelitian ini mengkaji upaya aparat penegak hukum dalam menangani kasus tersebut. Jenis penelitian yang diadopsi guna menunjang keberlangsungan dinamika kajian ini adalah penelitian hukum empiris. Jenis pendekatan atas kajian ini adalah pendekatan perundangan serta pendekatan sosiologi hukum. Economic Analysis of Law (EAL)untuk menyusun kebijakan yang lebih efisien, berkeadilan, dan memberikan kepastian hukum bagi masyarakat serta pelaku usaha.
Keywords: Penegakan Hukum Pidana, Economic Analysis Of Law, Pertambangan Batuan Ilegal.
Tidak tersedia versi lain