Text
SKRIPSI PERANAN KONSENTRASI BIOSAKA DAN PERENDAMAN AIR KELAPA DALAM OPTIMASI PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG DAUN
ABSTRAK
MUFADLOTUL IZZAH.
Peranan Konsentrasi Biosaka dan Perendaman Air Kelapa dalam Optimasi Pertumbuhan dan Hasil Bawang Daun.
Dibimbing oleh MURTI ASTININGRUM dan MUZAYYANAH RAHMIYAH.
Bawang daun (Allium fistulosum L) merupakan komoditas hortikultura unggulan Magelang yang tinggi potensi gizi dan manfaat kesehatannya. Produksinya di Magelang dari 2022 sampai 2023 mengalami fluktuasi, sehingga konsentrasi biosaka dan perendaman air kelapa diterapkan untuk optimasi produksinya. Penelitian ini dilakukan dari bulan April sampai Juni 2025 menggunakan rancangan split plot dengan lima taraf konsentrasi biosaka (0, 15, 30, 45, dan 60 mL/L) dan dua taraf perendaman air kelapa (0 dan 900 mL/L). Hasil penelitian dianalisis menggunakan sidik ragam dan dilakukan uji lanjut Beda Nyata Terkecil (BNT) untuk perendaman air kelapa dan orthogonal polynomial untuk konsentrasi biosaka dan interaksi kedua perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi biosaka 30 mL/L sampai 45 mL/L meningkatkan jumlah anakan per rumpun dan berat segar per rumpun. Kemudian semakin tinggi konsentrasi biosaka, jumlah daun per rumpun semakin meningkat. Sedangkan perlakuan perendaman air kelapa tidak berbeda nyata pada semua parameter penelitian. Kadar flavonoid total menunjukkan hasil tertinggi pada kombinasi perlakuan konsentrasi biosaka 30 mL/L dan perendaman 90% air kelapa yaitu sebesar 15,656%, dan kadar terendah sebesar 5,656% pada kombinasi perlakuan konsentrasi biosaka 45 mL/L dan perendaman 90% air kelapa. Lalu terjadi interaksi antara kedua perlakuan pada parameter jumlah daun per rumpun dan jumlah daun per anakan.
Kata kunci: bawang daun, flavonoid, biosaka, perendaman.
Tidak tersedia versi lain