Text
SKRIPSI PENGARUH PERILAKU DAN IKLIM KERJA TERHADAP MOTIVASI KERJA PEGAWAI DINAS PEKERJAAN UMUM KABUPATEN KEBUMEN
Berdasarkan analisa yang telah diuraikan dalam bab sebelumnya, secara ringkas dapat disimpulkan sebagai berikut:
1. Hipotesa yang menyebutkan ada pengaruh positif antara perilaku pimpinan motivasi kerja pegawai, setelah diuji dengan rumus dengan peningkatan korelasi product moment diperoleh hasil 0,317 sedangkan r-tabel pada total signifikan 5% yaitu 0,297, ini berarti r-hasil lebih besar dari r-tabel ini berarti hipotensa tersebut terbukti dengan signifikan atau positif.
2. Hipotesa yang menyebutkan ada pengaruh positif iklim kerja dengan peningkatan pegawai, setelah diuji dapat motivasi terbukti kebenarannya karena r-hasil diperoleh 0,430 sedangan r-tabel pada taraf signifikan 1% yaitu 0,361. Ini berarti r-hasil lebih besar dari tabel r-atau 0,430 0.361. Berarti hipotesa tersebut terbukti dengan sangat signifikan.
3. Hipotesa yang menyebutkan ada pengaruh perilaku pimpinan dan iklim kerja secara bersama-sama terhadap peningkatan motivasi kerja pegawai, setelah diuji korelasi ganda dan test signifikan dapat terbukti kebenarannya, karena f-hitung dari F test diperoleh 53,91, sedangkan F tabel pada taraf signifikan 1% diperoleh 2,05, ini berarti F test lebih besar dari F table (53,91 2,05).
4. Adapun tingkat pengaruh antara variabel perilaku pimpinan dan iklim kerja secara terhadap peningkatan motivasi bersama-sama kerja pegawai setelah diuji dengan koefisien determinasi adalah sebesar 72% karena itu menunjukkan bahwa variabel perilaku pimpinan dan iklim kerja pegawai mempengaruhi terhadap peningkatan motivasi kerja pegawai. Sedangkan sisanya yang berjumlah 28% adalah dipengaruhi faktor-faktor lain di luar penelitian ini.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain