Text
SKRIPSI STUDI ETNOBOTANI SENI UKIR KHAS JEPARA SEBAGAI BUKU REFERENSI
Jepara dikenal dengan kota ukir karena besarnya industri mebel kayu sehingga menjadi identitas budaya lokal. Sebagai kota ukir, Jepara memiliki ornamen khas yang dikenal dengan motif Jepara merupakan perpaduan antar bagian tumbuhan. Motif Jepara yang didominasi oleh tumbuhan dapat diimplementasikan dalam kajian etnobotani untuk mendukung pengetahuan tradisional masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil etnobotani seni ukir Jepara pada motif tumbuhan yang ada pada furnitur dan menganalisis kelayakan buku referensi berdasarkan hasil studi etnobotani seni ukir yang dilakukan di Kecamatan Tahunan, Jepara. Analisis kelayakan buku referensi berdasarkan dari hasil validasi materi, validasi media, dan uji respon masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode campuran kualitatif untuk penelitian etnografi dan R&D untuk pengembangan buku referensi dengan model pendekatan 4D (define, design, develop, disseminate) yang dibatasi sampai tahap develop. Hasil penelitian ini diperoleh 8 jenis tumbuhan yang dijadikan inspirasi dalam ukiran furnitur dengan 4 motif berbeda meliputi motif buah susun, motif bunga, motif daun, dan motif lung-lungan. Motif ukir tumbuhan tersebut memiliki makna yang berkaitan dengan kehidupan masyarakat, keharmonisan dan kebersamaan, keindahan dan kemewahan, kelimpahan alam, hubungan antara sesama manusia dan Tuhan, serta cerminan dari sikap pengrajin ukir. Produk pengembangan buku referensi telah diuji kelayakannya melalui validasi aspek materi yang memperoleh rata-rata 86,7%, aspek media dengan ratarata 90,2%, serta hasil uji respon masyarakat dengan rata-rata 86,2 %.
Tidak tersedia versi lain