Text
SKRIPSI PENGEMBANGAN E-KATALOG PTERIDOPHYTA DI CURUG TIRTO WENING KABUPATEN SEMARANG SEBAGAI SUMBER BELAJAR BIOLOGI SMA
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum adanya publikasi ilmiah
menganai pteridophyta di Curug Tirto Wening Kabupaten Semarang serta
keterbatasan dalam penggunaan sumber belajar yang memanfaatkan potensi lokal.
Berdasarkan hasil wawancara dengan guru biologi di SMA Islam Sudirman
Ambarawa pemanfaatan sumber belajar dalam pembelajaran materi pteridophyta
masih terbatas dan juga belum ada yang pernah memanfaatkan sumber belajar
berbasis potensi lokal. Peserta didik juga menyatakan bahwa lebih tertarik untuk
menggunakan sumber belajar yang menyajikan paparan nyata mengenai
pteridophyta disertai penyajian yang menarik dari segi warna.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi tumbuhan paku
(pteridophyta) di Curug Tirto Wening Kabupaten Semarang dan menganalisis
kelayakan produk e-katalog pteridophyta di Curug Tirto Wening Kabupaten
Semarang sebagai sumber belajar biologi SMA. Penelitian ini merupakan
penelitian mixed method, yaitu penelitian eksplorasi dan Research and
Development (R&D). Menggunakan model pengembangan 4D, kemudian
dimodifikasi menjadi 3D yang terdiri dari tahap Define, Design, dan Develop.
Teknik pengumpulan data pteridophyta dengan eksporasi lapangan dan
dokumentasi, sedangkan untuk kelayakan e-katalog dan uji respon e-katalog
menggunakan angket skala Likert.
Hasil dari penelitian eksplorasi adalah ditemukan pteridophyta sebanyak 12
spesies yang tergolong menjadi 3 ordo. E-katalog yang telah dikembangkan
menjadi sumber belajar memperoleh persentase penilaian berdasarkan aspek
materi sebesar 78 % dengan kategori “Layak” untuk digunakan dan persentase
penilaian berdasarkan aspek media sebesar 80 % dengan kategori “Layak” untuk
digunakan. Kedua persentase tersebut termasuk dalam kategori “Layak” untuk
digunakan. Kriteria e-katalog memperoleh penilaian dari respon guru I sebesar
82,9 % dan respon guru II 81,4 %, dengan rata-rata 82,15 % dengan kategori
“Sangat Menarik” untuk digunakan. Sedangkan respon dari peserta didik
diperoleh 78 % dengan kategori “Menarik” untuk digunakan.
Tidak tersedia versi lain