PERPUSTAKAAN UNTIDAR Repositori Mahasiswa Untidar

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of PAPER PENGENDALIAN PENYAKIT JAMUR EMBUN (Pseudoperonospora cubensis Berk. et Curt) PADA TANAMAN MENTIMUN
Penanda Bagikan

Text

PAPER PENGENDALIAN PENYAKIT JAMUR EMBUN (Pseudoperonospora cubensis Berk. et Curt) PADA TANAMAN MENTIMUN

TRINING SETYAWATI - Nama Orang;

Kandungan gizi dari buah mentimun tidak terlalu tinggi, namun ia mengandung vitamin dan mineral yang dibutuhkan oleh tubuh setiap hari. Di Indonesia tanaman mentimun dapat diusahakan di tanah dataran rendah dan dataran tinggi antara 0 sampai 1000 meter di atas permukaan laut yang beriklim panas, yang dianggap baik pertumbuhannya.
Semua jenis tanaman termasuk mentimun dapat tumbuh dan berproduksi dengan baik, apabila diperhatikan syarat tumbuh yang meliputi keadaan tanah, dan iklim cahaya matahari, curah hujan, suhu dan kelembaban, serta angin. Usaha peningkatan dan stabilitas produksi sayuran terutama mentimun sering mengalami hambatan antara lain karena gangguan serangan penyakit busuk daun Downy Mildew, yang disebut embun bulu, yang mempunyai ciri ciri morfologis sebagai berikut penyakit busuk daun disebabkan oleh jamur Pseudoperonospora cubensis yang mempunyai miselium tidak bersekat, interseluler, dengan alat pengisap haustorium kecil, jorong, kadang kadang mempunyai cabang seperti jari. Jamur ini mempunyai daur penyakit dengan mempertahankan diri dari musim ke musim pada tanaman labu labuan yang masih hidup sebagai saprofit.
Penyakit busuk daun atau jamur embun Downy Mildew akibat Pseudoperonospora cubensis mempunyai gejala pada permukaan daun terdapat becak becak kuning, sering agak bersudut karena terbatas oleh tulang tulang daun. Pada kondisi kelembaban yang cocok, jamur ini tumbuh seperti bulu putih keabu abuan, yang terdiri dari tangkai spora atau spora. Penyakit tersebut akan berkembang dengan baik apabila didukung oleh faktor faktor kelembaban dan curah hujan, suhu serta angin.
Akibat dari serangan penyakit busuk daun ini, produksi menurun baik kwalitas maupun kwantitas, sehingga perlu adanya suatu upaya pengendalian terhadap serangan penyebab penyakit tersebut. Pengendalian yang dilakukan meliputi tindakan preventif dan kuratif. Tindakan preventif meliputi pengendalian secara kultur teknis sanitasi dan pemupukan dan penggunaan varietas yang resisten. Tindakan kuratif meliputi eradikasi dan pengendalian secara kimiawi.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
AGROTEKNOLOGI SET P 1995
Penerbit
MAGELANG : UNIVERSITAS TIDAR., 1995
Deskripsi Fisik
IV;26HAL;29,5CM
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
630
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
FAKULTAS_FAPERTA
PRODI_S1_AGROTEKNOLOGI
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

PERPUSTAKAAN UNTIDAR Repositori Mahasiswa Untidar
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?