PERPUSTAKAAN UNTIDAR Repositori Mahasiswa Untidar

Beranda Katalog Koleksi Konten Lokal Tugas Akhir Mahasiswa (Skripsi, Laporan Akhir, LKP) Lantai 2

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of PAPER PENGENDALIAN PENYAKIT MATI PUCUK ( Phytophthora porri ) PADA TANAMAN BAWANG MERAH ( Allium cepa var. ascalonicum L. )
Penanda Bagikan

Text

PAPER PENGENDALIAN PENYAKIT MATI PUCUK ( Phytophthora porri ) PADA TANAMAN BAWANG MERAH ( Allium cepa var. ascalonicum L. )

TITIK DWI LISTIYAWATI - Nama Orang;

Bawang merah merupakan salah satu sayuran yang hanya digunakan sebagai bumbu dapur untuk melanjutkan makanan, sehingga lebih di kenal dengan sayuran rempah. Tanaman bawang merah merupakan tanaman dataran rendah dengan ketinggian 10 sampai 250 dari permukaan laut, dengan keadaan tanah yang subur, gembur dan strukturnya remah serta banyak mengandung bahan organik yang cukup banyak. Bawang merah menghendaki daerah yang terbuka, penyinaran kurang lebih 70 persesn, pH 5,5 sampai 6,5, sedang suhu yang di butuhkan 25 derajat celcius 32 derajat celcius. Tanaman ini banyak di usahakan petani karena pemasarannya mudah, tetapi dalam pembudidayaannya sering kali diserang penyakit yang dapat menurunkan hasil baik kualitas maupun kuantitas.
Salah satu penyakit yang menyerang bawang merah yaitu penyakit mati pucuk Phytophthora porri. Penyakit mati pucuk ini dapat menurunkan hasil sebesar 40 persen, kerugian paling besar bisa terjadi jika penyakit menyerang tanaman sebelum sempat berumbi. Mula mula di tandai dengan adanya bitnik bintik kuning pada ujung ujung daun, kemudian serangan menyebar ke bawah, ke seluruh bagian daun, daun menjadi kuning ujungnya, warna menjadi putih dan akhirnya mengering kemudian mati dengan daun melilit seperti dipilin. Kerusakan akan lebih hebat jika lahan lembab.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
AGROTEKNOLOGI LIS P 1994
Penerbit
MAGELANG : UNIVERSITAS TIDAR., 1994
Deskripsi Fisik
V;20HAL;29,5CM
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
630
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
FAKULTAS_FAPERTA
PRODI_S1_AGROTEKNOLOGI
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • FULL TEXT
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

PERPUSTAKAAN UNTIDAR Repositori Mahasiswa Untidar
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?