Text
PAPER PENGARUH MACAM MULSA TERHADAP PRODUKSI RIMPANG PADA TANAMAN JAHE (Zingiber officinale, Rosc)
Tanaman jahe merupakan komuditi penting dari famili Zingiberaceae atau kelompok temu temuan. Nilai tanaman jahe terletak pada rimpangnya yang mengandung minyak atsiri 0,8 sampai 3,3 persen dan oleoresin 3 persen.
Daerah yang cogok untuk pertumbuhan tanaman jahe yaitu suhu antara 25 derajat celcius sampai 35 derajat celcius. Iklim yang cocok untuk pertumbuhan tanaman jahe yaitu iklim panas sampai sedang dengan kelembaban yang tinggi.
Tanaman jahe dapat ditanam hampir pada setiap jenis tanah dengan persyaratan utama tanah harus gembur dan banyak humus serta tidak sering tergenang. Jenis tanah yang cocok yaitu tanah andosol, latosol merah coklat. Jahe dapat dibedakan jenisnya dari aroma, warna, bentuk dan besarnya rimpang. Atas dasar berbagai hal tersebut maka dikenal tiga varietas jahe, yaitu jahe putih besar, jahe putih kecil dan jahe merah.
Mulsa yang dipergunakan untuk pemeliharaan dalam budidạya tanaman dapat digolongkan ke dalam dua golongan yaitu mulsa organik dan anorganik. Macam mulsa organik antara lain jerami padi, daun kelapa, sekam dan rumput rumputan kering. Sedang mulsa anorganik yang bisa digunakan adalah dari plastik yang berwarna hitam.
Tujuan pemberian mulsa pada tanaman jahe adalah untuk melindungi timas yang baru tumbuh dan muncul ke permukaan tanah. Selain itu pemberian mulsa mampu memperbaiki kondisi tanah terutama bagian permukaan. Tanah yang diberi mulsa tidak mudah kering, kelembaban tanah terjaga.
Hasil rimpang dari tanaman yang diberi mulsa dengan tanaman yang tanpa diperlakukan dengan mulsa menunjukkan perbedaan. Dimana pada tanaman yang diberi mulsa produksi rimpang meningkat 35 persen sampai 63 persen. Selain penggunaan mulsa pada tanaman jahe dapat meningkatkan tinggi tanaman, jumlah anakan, hasil rimpang dan kandungan pati.
Keuntungan dari penggunaan mulsa organik selain dapat mencegah erosi, menjaga kelembaban, melindungi tunas yang baru tumbuh juga menambah unsur hara dalam tanah. Sedang kerugiannya tidak bisa digunakan pada daerah yang drainasenya kurang baik, karena dapat mendorong timbulnya penyakit layu bakteri.
Keuntungan penggunaan mulsa plastik berwarna hitam karena warna hitam dari plastik dapat menimbulkan kesan gelap sehingga dapat mengurangi pertumbuhan gulma, mencegah tercucinya pupuk oleh air hujan, pada musim kering dapat menekan penguapan air dari dalam tanah, sehingga tidak terlalu sering melakukan penyiraman.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain