PERPUSTAKAAN UNTIDAR Repositori Mahasiswa Untidar

Beranda Katalog Koleksi Konten Lokal Tugas Akhir Mahasiswa (Skripsi, Laporan Akhir, LKP) Lantai 2

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of PAPER SAMBUNG PUCUK ( MINIGRAFTING ) PADA TANAMAN BELIMBING ( Averrhoa carambola L )
Penanda Bagikan

Text

PAPER SAMBUNG PUCUK ( MINIGRAFTING ) PADA TANAMAN BELIMBING ( Averrhoa carambola L )

WIDODO SULISTYANTO - Nama Orang;

Tanaman belimbing adalah nama melayu untuk jenis tanaman buah keluarga oxalidaceae, marga averrhoa. Tanaman belimbing mempunyai dua jenis yaitu belimbung manis Averrhoa carambola dan belimbing asam Averrhoa bilibi atau disebut juga belimbing wuluh. Belimbing merupakan tanaman asli Indonesia.
Tanaman dan Malaisia kemudian berkembang ke Negara lainnya, dapat tumbuh dari dataran rendah sampai dataran tinggi. Menghendaki tanah dengan kandungan unsur hara yang seimbang, ph tanah antara 5,5 sampai 7,5, menghendaki curah hujan yang merata sepanjang tahun, menghendaki sinar matahari langsung dan tumbuh baik pada suhu 27 derajat sampai 30 derajat celcius.
Vitamin Buah belimbing banyak mengandung vitamin A, C dan mineral yang sangat berguna bagi manusia, selain itu belimbing akhir akhir ini merupakan komoditi export, sehingga peluang bagi penangkar bibit dan petani yang ingin mengembangkannya.
Tanaman belimbing akan lama berbuah bila diperbanyak dengan biji, dari segi ekonomis kurang menguntungkan. Sehingga timbul alternatif untuk memperbanyak tanaman belimbing dengan cara vegetatif yaitu dengan sambung pucuk minigrafting. Cara penyambungannya ada dua macam yaitu Sambung baji (wedge graft) dan Sambung baji terbalik (interved wedge graft)
Perbedaan cara tersebut adalah bahwa cara sambung baji batang bawah yang dibuat celah kemudian batang atas dimasukkan, sedang sambung baji terbalik yang dibuat celah adalah batang atas kemudian batang bawah dimasukkan. Perlakuan selanjutnya sama.
Ternyata dengan perbanyakan minigrafting banyak keuntungan yang diperoleh, diantaranya adalah mempercepat berbuahnya tanaman, memperbaiki jenis jenis tanaman, dalam waktu yang singkat dapat tersedia bibit sambungan dan sifat tanaman sama dengan induknya.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
AGROTEKNOLOGI SUL S 1994
Penerbit
MAGELANG : UNIVERSITAS TIDAR., 1994
Deskripsi Fisik
IV;25HAL;29,5CM
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
630
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
FAKULTAS_FAPERTA
PRODI_S1_AGROTEKNOLOGI
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • FULL TEXT
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

PERPUSTAKAAN UNTIDAR Repositori Mahasiswa Untidar
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?