Text
TUGAS AKHIR MENGHITUNG TINGKAT PELAYANAN DAN TINGKAT KEAMANAN JALAN RAYA SEMARANG-BAWEN TERUTAMA DI MERAKREJO (MERAKMATI)
- Karena di sepanjang jalan raya Semarang Bawen belum ada susunan tata guna tanah yang teratur, sehingga banyak terjadi pencampuran dalam pemakaian tata guna tanah.
- Karena adanya perbedaan kegiatan yang terlalu jauh antara masing-masing daerah di sepanjang jalan raya Semarang -Bawen, sehingga keadaan di sepanjang jalan raya Semarang-Bawen tidak teratur.
- Perhitungan yang lebih teliti mengenai kepadatan volume lalu lintas yang melalui jalan raya Semarang-Bawen itu sangat penting, karena hasil perhitungan tersebut nantinya akan diperlukan sekali dalam pengelolaan kwalitas jalan raya, misalnya berapa besar pertumbuhan volume lalu lintas (1) pada setiap tahunnya, dan sampai seberapa jauh kondisi tingkat pelayanan dan tingkat keamanannya untuk setiap tahunnya.
- Dengan adanya tingkat pertumbuhan volume lalu lintas pada (1) yang semakin tinggi untuk setiap tahunnya pada jalan raya Semarang-Bawen, sehingga kondisi tingkat pelayanan dan tingkat keamanan pada jalan raya Semarang Bawen untuk setiap tahunnya semakin menjadi menurun (rendah).
- Kondisi tingkat pelayanan jalan raya Semarang- Bawen untuk saat ini (tahun 1991) dengan lebar perkerasan jalan raya rata-rata 12,00 meter, lebar bahu jalan rata-rata 2,00 meter, dan jumlah Jalur jalan raya 4 buah untuk 2 arah, pada saat-saat jam sepi (pukul 20.00 sampai pukul 06.00) kondisi tingkat pelayanannya A, untuk kepadatan volume lalu lintas rata-rata kondisi tingkat pelayanannya C, dan untuk saat-saat jam sibuk (pukul 06.00 sampai pukul 18.00) kon-disi tingkat pelayanannya telah berada pada tingkat D/E.
- Jalan raya Semarang Bawen pada akhir umur rencana (tahun 2000) masih tetap bertahan pada kondisi tingkat pelayanan D/E dengan kondisi jalan raya yang masih tetap.
- Dari segi geometrik jalan raya Semarang Bawen tentu saja telah diperhitungkan dengan menyesuaikan persyaratan yang telah ditentukan seperti mengenai Jarak pandangan henti, jarak pandangan menyiap, kecepatan rencana, dan jari jari tikungannya pada saat ini masih memenuhi syarat.
- Karena banyak hambatan hambatan yang timbul padatempat di sepanjang jalan raya Semarang pada Bawen (seperti tempat keramaian pasar, sekolahan, dan pabrik) yang tentu saja pada tempat tersebut banyak kendaraan yang berhenti dan parkir, dan banyak orang yang berlalu lalang, sehingga mengakibatkan kecepatan kendaraan pada jalan Semarang Bawen hanya kecepatan rata-rata 40 km/jam.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain