Text
SKRIPSI ANALISIS PERTUMBUHAN SEKTOR-SEKTOR EKONOMI YANG MEMPENGARUHI PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTTO (PDRB) DI KABUPATEN WONOSOBO PERIODE 2001-2005
Salah satu pilar yang harus ditegakkan untuk memberdayakan dan mengembangkan otonomi daerah adalah aspek pembiayaan. Tanpa keseimbangan pemberian otonomi antara tugas dan tanggung jawab dengan aspek pendanaannya, maka esensi otonomi menjadi kabur. Disinilah salah satu masalah utama dari pemberdayaan daerah dalam upaya pemerataa pembangunan. Profil hubungan keuangan pusat-daerah hingga kini menunjukkan cengkraman pemerintah pusat atas pemerintah daerah. Sekalipun perubahan nuansa otonomi di atas sangat dipengaruhi oleh latar belakang sejarah dan persoalan politik, namun Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1974 itu sendiri tidak dapat dipandang sebagai produk pengaturan yang tuntas dan final. Setidak-tidaknya perkembangan aspirasi masyarakat dan kompleksitas permasalahan yang menyertainya, membutuhkan penjabaran lebih lanjut yang operasional. Tanpa adanya perubahan mendasar di dalam hubungan pusat-daerah, agaknya persoalan politik daerah yang menggeliat kepermukaan serta persoalan ekonomi spasial yang khas daerah akan semakin sulit untuk dikendalikan.
Bagi pemerintah Kabupaten Wonosobo, kemandirian dalam pendanaan pelaksanaan pemerintah dan pembangunan terus selalu dikembangkan. Walaupun dalam beberapa tahun terakhir ini telah diupayakan eksploitasi berbagai sumber pendapatan melalui berbagai cara seperti perubahan dan penerbitan Perda, perubahan tarif dan lain-lain.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain