Text
SKRIPSI PENGARUH PENAMBAHAN EKSTRAK DAUN ADAS TERHADAP ASAM LEMAK BEBAS, NILAI STABILITAS BUSA, HOMOGENITAS, DAN TEKSTUR PADA SABUN SUSU KAMBING PADAT
DWI JAYANTI IFTI LAILA. Pengaruh Penambahan Ekstrak Daun Adas Terhadap Asam Lemak Bebas, Nilai Stabilitas Busa, Homogenitas, dan Tekstur Pada Sabun Susu Kambing Padat. Dibimbing oleh LILIS HARTATI dan SUTARTO.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengkaji pengaruh penambahan ekstrak daun adas (Foeniculum vulgare Mill) terhadap kualitas sabun susu kambing padat meliputi asam lemak bebas, stabilitas busa, homogenitas, dan tekstur, serta menentukan konsentrasi ekstrak daun adas terbaik. Sabun susu kambing padat merupakan produk diversifikasi hasil ternak yang memanfaatkan sifat antibakteri susu kambing. Bahan yang digunakan yaitu minyak kelapa, minyak zaitun, minyak jagung, NaOH, susu kambing, dan ekstrak daun adas. Penggunaan bahan alami seperti daun adas bertujuan menggantikan bahan sintetik yang berpotensi menyebabkan iritasi kulit karena pH tinggi. Penelitian ini dilakukan secara eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 6 ulangan. Perlakuan meliputi P0 (tanpa ekstrak daun adas), P1 (penambahan 3,5% ekstrak daun adas), dan P2 (penambahan 7% ekstrak daun adas). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan ekstrak daun adas berpengaruh nyata terhadap asam lemak bebas, stabilitas busa, dan tekstur, namun tidak berpengaruh nyata terhadap homogenitas dan penerimaan keseluruhan. Berdasarkan Standar Nasional Indonesia (SNI) 06-3532-2021 (Revisi SNI 06-3532- 1994), asam lemak bebas, stabilitas busa, dan homogenitas pada penelitian ini sudah memenuhi standar SNI. Penambahan konsentrasi ekstrak daun adas sebanyak 7% (P2) memberikan perlakuan yang terbaik dari tiga perlakuan yang diberikan dan diperoleh tekstur sabun kambing yang padat dan halus.
Kata kunci : daun adas, sabun, susu kambing
Tidak tersedia versi lain