Text
PAPER PERBANYAKAN TANAMAN KAPULAGA (Amomum cardamomum)
Kapulaga merupakan salah satu komoditi perkebunan yang dapat meningkatkan pendapatan ekspor non migas. Pengembangan kapulega saat ini mempunyai prospek yang baik, hal ini dapat dilihat dengan semakin meningkatnya permintaan kapulaga oleh pabrik-pabrik obat serta industri-industri jamu tradisional, baik untuk ekspor maupun konsumen dalam negeri. Oleh karena itu dalam pembudidayaannya perlu diperhatikan beberapa hal yang berkaitan dengan peningkatan kuali tas kapulaga, diantaranya pemilihan cara perbanyakan yang tepat. Perbanyakan kapulaga ini bertujuan untuk menyediakan bibit kapulaga, memelihara jenis tanaman kapulaga yang dikehendaki serta untuk peningkatan mutu tanaman sehingga da pat meningkatkan produksi.
Kapulaga di Indonesia dikenal dengan beberapa nama daerah, sementara di mancanegara kapulaga dikenal dengan nama Ronde kardewon atau Amome a grape. Kapulaga mempunyai sifat-sifat morfologis tertentu yang pembedakannya dengan tanaman lain.
Untuk pertumbuhannya kapulaga memerlukan beberapa syarat tumbuh, yaitu tanah (jenis latosol, andosol, alluvial, podsolik merah kuning den mediterania) dan iklim yang meliputi suhu, curah hujan dan kelembaban.
Cara perbanyakan pada tanaman kapulaga ada dua cam, yaitu secara generatif dan secara vegetatif.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain