Text
PAPER BERTANAM JAMUR TIRAM DENGAN MEDIA SEKAM PADI
Jamur tiram (Pleurotus Sp), merupakan salah satu jenis jamur yang dapat dimakan. Jamur tiram ini selain rasanya enak dan lezet, nilai gizinya tinggi den zat-zat yang dikandungnya sangat dibutuhkan oleh manusia.
Jemur dalam arti luas disebut cendawan/fungi yang mempunyai ratusan ribu jenis. Jamur ini banyak tumbuh dari bahan-bahan yang sudah mati. Jamur adalah tumbuhan yang berinti, berspora, tidak berklorofil, berupa sel atau benang bercabang. Karena tidak berklorofil maka jamur menghisap zat-zat yang sudah jadi, yang dibutuhkan oleh organisme lain. Jamur ini bisa berkembang biak secara seksual (kawin) atau aseksual (tidak kawin).
Tubuh jamur berupa sel yang lepas/berupa benang (satu helai disebut hifa), sedang yang bercabang disebut mycelium. Pada hifa yang menegak menghasilkan tubuh buah yang merupakan alat pembiak yang disebut spora. Hifa yang bersekat ada aliran protoplasma dan terdapat pori-pori di bagian sekat. Dinding sel/hifa terdiri dari satu selulosa, hifa bisa berinti satu atau lebih, tubuh jamur pada protoplasma terdapat vakuola, butir-butir lemak, pigmen tertentu dan zat lain tergantung spesies jamurnya.
Dari berbagai jenis jemur tiram yang dibudidayakan, dibagi lagi menjadi lima, yaitu jamur tiram putih, jamur tiram coklat, jamur tiram abu-abu, jamur tiram pink dan jamur tiram putih lebar.
Syarat tumbuh jamur tiram yaitu suhu 15-25°C dan kelembaban 80-95%, serta pi 5,5-7. Sedangkan media sekam padi yang digunakan yaitu sekam padi yang kering dengan kadar air lebih kurang 10%, karena masih mengandung selulosa dan lignin serta karbohidrat.
Untuk perbanyakan inokulan dilakukan dengan cara mengambil spora jamur yang berada pada ketiak jamur. Sedangkan pembibitan dilakukan dengan dienting dan pembuatan biakan murni.
Pengendalian hama dilakukan dengan memasang kawat kassa/halus pada jendela ventilasi, sedangkan pengendalian penyakit dilakukan dengan cara preventif dan curatif. Apabila terjadi kontaminasi, maka media tumbuh segera dibuang. Panen jamur tiram dapat dilakukan secara berangsur-angsur, mulai dari umur 20-25 hari setelah kantong plastik dibuka.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain