Text
SKRIPSI PENGARUH PENERAPAN MIDNIGHT FEEDING TERHADAP KOMPOSISI TELUR AYAM LAYER YANG DIPELIHARA DENGAN SISTEM OPEN HOUSE
AHMAD NASTANGIN. Pengaruh Penerapan Midnight Feeding Terhadap Komposisi Telur Ayam Layer Yang Dipelihara Dengan Sistem Open House. Dibimbing oleh LABIB ABDILLAH dan GALY HARDYTA.
Telur terdiri atas tiga komponen utama, yaitu kerabang, albumen, dan yolk, dengan kandungan terbesarnya berupa air. Faktor lingkungan seperti suhu, kelembapan, dan pencahayaan memengaruhi komposisi telur segar. Pemeliharaan pada sistem open house, memiliki kelamahan cekaman panas yang tinggi akibatnya konsumsi pakan menurun. Salah satu upaya untuk mengatasinya dengan metode midnight feeding, yaitu penambahan waktu makan pada periode gelap dengan cahaya buatan untuk menstimulasi aktivitas makan ayam. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh midnight feeding terhadap komposisi telur ayam layer strain Lohman Brown yang dipelihara pada sistem open house. Ayam dibagi menjadi kelompok P0 (tanpa midnight feeding) dan P1 (dengan midnight feeding), kemudian dilakukan pengamatan berat kerabang, albumen, yolk, dan kadar air albumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa midnight feeding berpengaruh nyata (P0,05) terhadap berat yolk. Hal ini diduga penerapan midnight feeding merangsang aktivitas HPG melalui hipotalamus mengsekresi hormon FSH dan LH yang menghasilkan estrogen. Fungsi estrogen meningkatkan kadar kalsium dalam plasma, pembentukan tulang medular, diferensiasi sel epitel saluran telur. Diferensiasi sel ini memungkinkan deposisi albumen lebih optimal yang dimana saat terjadi kenaikan produski didorong dengan distribusi air secara metabolik. Estrogen juga berfungsi sebagai prekursor sistesis kuning telur, namun tidak berdampak pada berat tetapi berdampak pada percepatan ovulasi.
Kata kunci: Ayam layer, komposisi telur, midnight feeding
Tidak tersedia versi lain