PERPUSTAKAAN UNTIDAR Repositori Mahasiswa Untidar

Beranda Katalog Koleksi Konten Lokal Tugas Akhir Mahasiswa (Skripsi, Laporan Akhir, LKP) Lantai 2

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of PAPER PENGENDALIAN GULMA PADA TANAMAN JAGUNG (Zea Mays, L.)
Penanda Bagikan

Text

PAPER PENGENDALIAN GULMA PADA TANAMAN JAGUNG (Zea Mays, L.)

SUNDARI - Nama Orang;

Masalah gulma sebenarnya telah ada sejak manusia mengusahakan pertanian, yang sebenarnya menjadi masalah yang lebih besar, namun tidak pernah mendapat perhatian khusus seperti halnya masalah hama dan penyakit atau tanah.
Gulma dirasakan menjadi masalah, sebab manfaat yang dapat diperoleh jauh lebih kecil, dibandingkan kerugian-kerugian yang ditimbulkan. Banyak pendapat dari para ahli tentang definisi dari gulma. Masing masing definisi ditentukan dari pandangan yang lainan, sehingga tak ada persesuaian antara satu dengan lainnya. Dibidang pertanian lebih cenderung dikatakan bahwa gulma adalah setiap tumbuhan yang tumbuh pada tempat yang tidak diinginkan, sehingga manusia berusaha untuk mengendalikannya. Beberapa gulma penting pada budidaya tanaman ja-gung untuk lahan sawah, yaitu:
Echinochlorussgalli (Jawan), Eleusine indica (Lula-ngan), Ageratum conyzoides (Wedusan). Sedang yang domi-nan untuk lahan kering, yaitu :
Cyperus rotundus (Teki), Cynodon dactylon (Grinting) dan Portulaca oleracea (Krokot).
Ada Untuk dapat melakukan pengendalian gulma sehingga diperoleh hasil yang diharapkan, maka diperlukan penge-tahuan tentang botani/termasuk perkembangbiakan gulma dan sifat-sifat lain, serta lingkungan tumbuhnya. dua macam cara pengendalian menurut sifatnya, yaitu pengendalian yang bersifat preventif dan pengendalian yang bersifat curatif.
Pengendalxan preventif/pencegahan ada beberapa cara, yaitu dengan peniadaan sumber invasi dan sanitasi, peraturan/perundang-undangan, karantine tumbuhan, pengolalian tanah, kultur teknis dan pengendalian kimiawi yang dilakukan sebelum gulma dan tanaman tumbuh (pra pengolahan, pra tanas, pra Lushuh). Sedang yang bersifat curatif, yaitu dengan cara mekenis, hayati, paiku dau kimiawi yang diaplikasikan sesudah gulma tergantung dari banyak faktor yang menjadi pertimbangan, yang penting dari yang dipilih dapat diperoleh keuntungan dengan tidak mengabaikan faktor keseimbangan lingkungan hidup.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
AGROTEKNOLOGI SUN P 1998
Penerbit
MAGELANG : UNIVERSITAS TIDAR., 1998
Deskripsi Fisik
IV;45HAL;29,5CM
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
630
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
FAKULTAS_FAPERTA
PRODI_S1_AGROTEKNOLOGI
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • FULL TEXT
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

PERPUSTAKAAN UNTIDAR Repositori Mahasiswa Untidar
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?