Text
PAPER PERBANYAKAN TANAMAN ANGGUR DENGAN STEK MATA TUNAS
Anggur merupakan salah satu hasil tanaman holtikultura, sumber mineral, vitamin yang berfungsi sebagai pengatur dan pelindung jaringan tubuh. Anggur masih banyak dihasilkan di daerah subtropik, yang menjadikan anggur sebagai buah import, terkenal diberbagai belahan dunia. Anggur dapat digunakan sebagai minuman maupun sebagai buah meja.
Di indonesia jumlah maupun hasil produksi tanaman anggur masih sedikit. Untuk meningkatkan hasil maupun Jumlah tanaman anggur, pemerintah memberikan peluang bagi para petani untuk membudidayakan.
Salah satu cara untuk memenuhi jumlah tanaman anggur, guna meningkatkan hasil anggur yaitu dengan cara perbanyakan dengan cara vegetatif. Cara vegetatif yang bisa digunakan adalah cangkok, rundukan, sambung dan stek. tetapi biasa digunakan dengan cara stek karena merupakan cara termudah untuk mendapatkan bibit yang dibutuhkan. Dari dua cara stek yaitu mata tunas dan cabang yang digunakan, stek mata tunas merupakan cara yang paling baik untuk mendapatkan jumlah bibit yang banyak dan cepat memenuhi kebutuhan bibit yang dibutuhkan. Tetapi stek mata tunas memiliki kelemahan dibalik semua keuntungan yang disebutkan diatas tadi. Kelemahannya yaitu kurang dipergunakan para petani karena resiko untuk tumbuh sedikit dan perlu pemeliharaan yang ekstra. Stek ini dilakukan jika memang harus dilakukan stek mata tunas. Misalnya varietas baru masih sedikit menghasilkan cabang.
Stek mata tunas, dapat tumbuh baik jika memenuhi syarat-syarat penyetekan yang telah ditentukan dan mendapat lingkungan atau faktor luar yang menguntungkan untuk tumbuh.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain