Text
SKRIPSI PERAN FILM LAFRAN SEBAGAI PENGUATAN IDENTITAS ANGGOTA ORGANISASI HMI
ABSTRAK
PERAN FILM LAFRAN SEBAGAI PENGUATAN IDENTITAS ANGGOTA ORGANISASI HMI
Ardhani Akmal Pratama, Fitria Khairum Nisa, R. Yogie Prawira W.
Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) menghadapi tantangan dalam mempertahankan identitas organisasinya di tengah perkembangan zaman dan perubahan budaya generasi muda. Film Lafran mengangkat kisah perjuangan Lafran Pane pendiri HMI, dipandang sebagai media strategis untuk menguatkan kembali identitas kolektif anggota organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran film Lafran dalam memperkuat identitas anggota organisasi HMI. Teori Identitas Sosial Henri Tajfel menjadi kerangka analisis untuk memahami penguatan identitas yang mencakup kategorisasi sosial, identifikasi sosial dan perbandingan sosial. Penelitian ini menggunakan metode penlitian kualitatif deskriptif dengan paradigma post-positivisme. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan lima informan anggota HMI. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film Lafran mampu memperkuat identitas organisasi HMI melalui tiga proses utama: pertama, mendorong kategorisasi anggota berdasarkan kesamaan nilai keislaman, nasionalisme, dan independensi; kedua, menumbuhkan identifikasi sosial melalui komponen kognitif, evaluatif dan emosional yang kuat; dan ketiga, menghasilkan perbandingan sosial yang memberikan pemahaman jelas tentang perbedaan HMI dibandingkan organisasi lain.
Kata kunci: film Lafran, HMI, identitas organisasi, teori identitas sosial.
Tidak tersedia versi lain