Text
SKRIPSI EVALUASI JARAK MAKSIMUM PENEMPATAN LIGHTNING ARRESTER SEBAGAI PELINDUNG TRANSFORMATOR ATAS TEGANGAN BERLEBIH DI GARDU INDUK TAMBUN
Transformator merupakan peralatan utama pada sistem tenaga listrik yang berfungsi menyalurkan sekaligus menjaga kontinuitas penyaluran daya. Peralatan ini rentan terhadap gangguan tegangan lebih akibat surja petir yang dapat mengakibatkan penurunan kemampuan isolasi, berpotensi menimbulkan kerusakan permanen. Upaya perlindungan terhadap gangguan tersebut dilakukan dengan pemasangan lightning arrester yang berperan sebagai pengendali lonjakan tegangan dengan menyalurkannya ke tanah. Penelitian ini mengevaluasi jarak maksimum penempatan lightning arrester terhadap transformator di Gardu Induk Tambun menggunakan metode Pantulan Berulang. Analisis dilakukan melalui perhitungan manual dan berbasis GNU Octave untuk memperoleh waktu percik arrester dan tegangan pada jepitan transformator. Hasil perhitungan menunjukkan jarak maksimum 21,45 meter menghasilkan tegangan (Ep) sebesar 650 kV dengan waktu percik 0,548 μs, nilai yang sama dengan Basic Impulse Level (BIL) transformator 150 kV berdasarkan SPLN 7:1978 sehingga jarak tersebut ditetapkan sebagai batas maksimum proteksi aman. Pada jarak aktual 4 meter menghasilkan tegangan jepitan 417,33 kV atau 232,67 kV lebih rendah dari jarak maksimum dengan waktu percik 0,082 μs, menunjukkan bahwa arrester merespons jauh lebih cepat seiring berkurangnya jarak dengan transformator.
Tidak tersedia versi lain