Text
SKRIPSI PENGARUH PENGGUNAAN ABU JANJANG SAWIT DENGAN PENAMBAHAN ZAT ADITIF TERHADAP KUAT TEKAN BATA RINGAN CLC
Bata ringan Cellular Lightweight Concrete merupakan material nonstruktural yang ringan, mudah dipasang, dan efisien. Seiring meningkatnya kebutuhan pembangunan, diperlukan inovasi material alternatif. Abu janjang sawit mengandung SiO₂, Al₂O₃, dan CaO yang bersifat pozzolan dan bereaksi membentuk calcium silicate hydrate sehingga dapat meningkatkan kuat tekan. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh substitusi abu janjang sawit dan penambahan Damdex terhadap sifat mekanis bata ringan. Metode penelitian secara eksperimental dengan empat variasi substitusi abu janjang sawit sebesar 0%, 2%, 4%, dan 6% terhadap berat semen. Selain itu, penambahan bahan damdex concrete additive sebesar 3% dari berat semen. Pengujian bata ringan dilakukan pada umur 28 hari dan mengacu pada SNI 8640:201. Seluruh proses penelitian dilakukan di Laboratorium Bahan dan Material, Jurusan Teknik Sipil, Universitas Tidar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa substitusi abu janjang sawit dan penambahan Damdex berpengaruh terhadap sifat mekanis bata ringan CLC. Berat isi menurun dari 915,70 gr/cm³ menjadi 893,36 gr/cm³, sedangkan penyerapan air turun dari 18,8% menjadi 12,6%. Kedua parameter tersebut telah memenuhi persyaratan mutu berdasarkan SNI 8640:2018 untuk bata ringan non-struktural. Namun, kuat tekan maksimum yang dihasilkan sebesar 1,52 MPa, sehingga belum memenuhi standar kuat tekan minimum sesuai ketentuan SN I8640:2018.
Tidak tersedia versi lain