Text
SKRIPSI ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI NILAI TUKAR RUPIAH TERHADAP DOLAR AMERIKA SERIKAT DI INDONESIA TAHUN 1990-2023
ABSTRAK
Pada tahun 1990 Indonesia memasuki tahap liberalisasi keuangan dan perdagangan secara bertahap, yang berimplikasi langsung terhadap stabilitas nilai tukar rupiah. Fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS selama 1990–2023 telah menimbulkan tekanan terhadap stabilitas makroekonomi nasional. Kondisi ini berdampak pada peningkatan beban subsidi, penurunan daya beli masyarakat, serta melemahnya cadangan devisa akibat ketergantungan terhadap impor dan lemahnya kinerja sektor eksternal dari adanya krisis moneter 1998, krisis keuangan global 2008, dan pandemi COVID-19 tahun 2020. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh suku bunga, jumlah uang beredar, inflasi, ekspor, dan impor terhadap nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dalam jangka pendek maupun jangka panjang selama periode 1990–2023. Data yang digunakan merupakan data time series yang diperoleh dari World Bank dengan mengunakan metode Autoregressive Distributed Lag (ARDL), dengan bantuan perangkat lunak EViews 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suku bunga tidak berpengaruh signifikan dalam jangka pendek, sementara dalam jangka panjang berpengaruh signifikan terhadap nilai tukar. Jumlah uang beredar terbukti memengaruhi pelemahan rupiah secara signifikan. Inflasi menunjukkan pengaruh yang bervariasi dan tidak selalu signifikan. Ekspor menunjukan hasil negatif signifikan baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang, sedangkan impor berpengaruh signifikan dalam jangka pendek dan jangka panjang. Secara simultan, kelima variabel berpengaruh signifikan terhadap nilai tukar rupiah.
Kata kunci: Nilai Tukar, Suku Bunga, Jumlah Uang Beredar, Impor, ARDL
Tidak tersedia versi lain