Text
SKRIPSI SELF-OPENNESS: KOMUNIKASI JARAK JAUH ANTARA ANAK KEPADA ORANG TUA TERKAIT KARIER
ABSTRAK
SELF-OPENNESS: KOMUNIKASI JARAK JAUH ANTARA ANAK KEPADA ORANG TUA TERKAIT KARIER
Adista Yola Syahfarani, Anita Amaliyah, Ibda Fikrina Abda
Mahasiswa yang tinggal di kota lain untuk kuliah sering kali menghadapi tantangan dalam keterbukaan diri kepada orang tua karena keterbatasan waktu, jarak fisik, dan berkurangnya intensitas interaksi. Oleh karena itu, topik-topik penting seperti karier sering dihindari karena takut menjadi beban atau menimbulkan perbedaan pendapat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana keterbukaan diri dalam komunikasi interpersonal jarak jauh antara anak kepada orang tua terkait karier. Penelitian ini menggunakan teori penetrasi sosial dari Altman & Taylor (1973). Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan delapan informan mahasiswa tingkat akhir Universitas Tidar yang berasal dari luar kota Magelang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses keterbukaan diri anak kepada orang tua berlangsung secara bertahap sesuai dengan Teori Penetrasi Sosial, dimulai dari tahap orientasi, pertukaran penjajakan afektif, pertukaran afektif, hingga mencapai tahap pertukaran stabil. Tingkat keterbukaan tersebut dipengaruhi oleh respons dan dukungan orang tua, pola komunikasi dalam keluarga, serta perbedaan gender. Mahasiswa perempuan cenderung memiliki frekuensi komunikasi yang lebih tinggi dengan orang tua dibandingkan laki-laki karena kebutuhan emosional dan keinginan untuk memperoleh dukungan. Sementara itu, meskipun teknologi digital memudahkan komunikasi jarak jauh, interaksi tatap muka tetap terbukti menjadi bentuk komunikasi yang paling efektif dalam membahas topik terkait karier, karena mampu menyampaikan emosi dan makna secara lebih utuh dan minim hambatan.
Kata Kunci: Karier, Keterbukaan Diri, Komunikasi Interpersonal, Teori Penetrasi Sosial
Tidak tersedia versi lain