Text
SKRIPSI KEMAMPUAN ANTAGONISME CENDAWAN RIZOSFER TANAMAN BAMBU (Bambusa sp.) TERHADAP PATOGEN Alternaria solani PADA TANAMAN TOMAT SECARA IN VITRO
IKA APRILIA RAHMAWATI. Kempuan Antagonisme Cendawan Rizosfer Tanaman Bambu (Bambusa Sp.) Terhadap Patogen Alternaria Solani Pada Tanaman Tomat Secara In Vitro. Dibimbing oleh MUZAYYANAH RAHMIYAH dan EKA NUR JANNAH
Produksi tomat di Indonesia setiap tahun mengalami penurunan akibat serangan penyakit. Penyakit bercak cokelat pada tanaman tomat disebabkan oleh patogen Alternaria solani. Pengendalian penyakit bercak cokelat yang dilakukan petani masih mengandalkan fungisida kimia yang memiliki dampak buruk bagi lingkungan serta kesehatan konsumen. Pemanfaatan cendawan antagonis rizosfer tanaman bambu merupakan solusi yang ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan cendawan antagonis dalam mengendalikan patogen Alternaria solani. Penelitian telah dilaksanakan pada bulan Maret - Juli 2025 di Laboratorium Terpadu Universitas Tidar. Eksplorasi cendawan antagonis dilakukan di Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang. Uji antagonis cendawan antagonis dengan patogen A. solani dilakukan dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial 4 perlakuan dengan 4 ulangan. Data yang diperoleh dianalisis dengan sidik ragam dan uji lanjut BNT. Penelitian ini berhasil memperoleh 3 isolat Trichoderma sp. dengan daya hambat 100% dan 59,43% dengan mekanisme antagonis kompetis ruang dan nutrisi, mikoparasitisme dan antibiosis. Adanya penemuan ini diharapkan dapat berkontribusi pada pengembangan pengendalian hayati yang efekti, ramah lingkungan dan tidak berpengaruh buruk pada kesehatan.
Kata kunci: Alternaria solani, Trichoderma, uji antagonis
Tidak tersedia versi lain