PERPUSTAKAAN UNTIDAR Repositori Mahasiswa Untidar

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

SKRIPSI PENGARUH PEMBERIAN TEPUNG DAUN KIRINYUH (Chromolaena odorata) SEBAGAI FEED ADDITIVE TERHADAP EFISIENSI PAKAN ITIK PEKING PERIODE GROWER

ANDI TRI ATMOKO - Nama Orang;

ANDI TRI ATMOKO. Pengaruh pemberian tepung daun kirinyuh (chromolaena odorata) sebagai feed additive terhadap efisiensi pakan itik peking periode grower. Dibimbing oleh TRI PUJI RAHAYU dan PRADIPTA BAYU AJI PRAMONO.
Peternakan itik peking memiliki potensi besar dalam memenuhi kebutuhan protein hewani nasional. Dalam menekan biaya dan meningkatkan efisiensi, peternak umumnya menggunakan Antibiotic Growth Promotor (AGP), namun penggunaannya mulai dilarang karena berpotensi meninggalkan residu. Alternatif yang lebih aman adalah feed additive alami, salah satunya daun kirinyuh yang mengandung senyawa flavonoid, tanin dan saponin. Senyawa bioaktif tersebut berpotensi meningkatkan efisiensi pakan pada itik peking. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh tepung daun kirinyuh sebagai feed additive pengganti antibiotik terhadap efisiensi pakan. Penelitian menggunakan dua yaitu P0 (pakan komersial) dan P1 (90% pakan komersial dan 10% tepung daun kirinyuh) dengan 10 ulangan. Data dianalisis menggunakan uji T-Test two tailed. Hasil penelitian menunjukkan pemberian 10% tepung kirinyuh berpengaruh nyata (P˂0,05) terhadap konsumsi protein, konsumsi energi, dan rasio efisiensi energi. Konsumsi P1 lebih rendah akibat kandungan protein daun kirinyuh yang lebih rendah, sedangkan konsumsi energi P1 lebih tinggi karena kandungan BETN yang lebih tinggi menyebabkan pakan memiliki energi yang lebih tinggi. Namun, energi pada P1 tidak termanfaatkan optimal untuk pertumbuhan karena digunakan dalam proses pencernaan, penyerapan dan metabolisme. Kesimpulannya penambahan 10% tapung kirinyuh menyebabkan efisiensi pakan itik peking periode grower kurang optimal. Sehingga pada penelitian selanjutnya pemberian tepung kirinyuh perlu dilakukan formulasi ulang agar kandungan protein dan energi pada ransum dapat menghasilkan pertambahan bobot badan yang lebih baik.
Kata kunci: Efisiensi pakan, Feed additive, Itik peking, Kirinyuh


Ketersediaan
#
Ruang Skripsi (PETERNAKAN) PETERNAKAN ATM P 2025
61-UN57.U1-SPT-XII-2025
Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
PETERNAKAN ATM P 2025
Penerbit
MAGELANG : UNIVERSITAS TIDAR., 2025
Deskripsi Fisik
XIII;45HAL;29.5CM
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
636
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
PRODI_S1_PETERNAKAN
FAKULTAS_FAPERTA
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • FULL TEXT
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

PERPUSTAKAAN UNTIDAR Repositori Mahasiswa Untidar
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?