Text
SKRIPSI PERAN SUTRADARA DALAM PROSES PRODUKSI FILM DOKUMENTER “TITI LUHUR : Kisah Pengabdian Tanpa Batas”
Penelitian ini membahas peran sutradara dalam proses produksi film dokumenter “TITI LUHUR: Kisah Pengabdian Tanpa Batas” yang mengangkat realitas pengabdian guru honorer di MI Sirojul Munir, Magelang. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan bagaimana sutradara membangun visi kreatif, merancang strategi komunikasi, serta mengimplementasikan teori komunikasi massa, teori framing Robert Entman, dan konsep mise en scène dalam tahapan pra-produksi, produksi, hingga pasca-produksi. Penelitian dilakukan melalui metode kualitatif dengan teknik observasi lapangan, wawancara mendalam, serta dokumentasi aktivitas guru dan kondisi sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sutradara menggunakan framing untuk menonjolkan persoalan struktural sekolah seperti keterbatasan fasilitas, kondisi gedung, dan minimnya kesejahteraan guru sebagai inti naratif film. Mise en scène diterapkan melalui pencahayaan natural, kostum keseharian, dan setting autentik untuk menegaskan realisme visual, sementara gaya ekspositori dipilih untuk menyampaikan informasi secara terarah melalui wawancara dan narasi. Film ini juga berfungsi sebagai media komunikasi massa karena dirancang untuk membangkitkan empati publik serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kondisi pendidikan di daerah. Kendala teknis seperti cuaca, jadwal, dan keterbatasan peralatan berhasil diatasi melalui pengambilan keputusan kreatif yang konsisten dengan visi sutradara. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa peran sutradara sangat menentukan efektivitas penyampaian pesan sosial dalam film dokumenter.
Kata Kunci: Sutradara, Film Dokumenter, Framing, Mise en Scène, Komunikasi Massa
Tidak tersedia versi lain